AUDIENSI BERSAMA INVESTOR TERKAIT PEMANFAATAN LAHAN PEMERINTAH KABUPATEN TULUNGAGUNG

Senin, (18/7/2022), bertempat di Pendopo Kongas Arum Kusumaning Bongso, mulai pukul 13.00 WIB. Pemerintah Kabupaten Tulungagung melaksanakan Audiensi bersama Investor terkait Pemanfaatan Lahan milik Pemerintah Kabupaten Tulungagung.

Audiensi yang dipimpin oleh Bupati Tulungagung Drs. Maryoto Birowo, MM, juga dihadiri Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Kabupaten Tulungagung Dra. Imro’atul Mufidah, M.Si, Perwakilan Chief Executive Officer (CEO) PT. Kefas Prasindo Sejahtera Daniel Budi Basuki bersama Jajarannya, serta Kepala Perangkat Daerah dan Stakeholder terkait.

Bupati Tulungagung Drs. Maryoto Birowo, MM dalam sambutannya menjelaskan, maksud dari audiensi ini, adalah memberikan informasi kepada instansi terkait tindak lanjut kunjungan investor yang mengembangkan dan berinvestasi di Kabupaten Tulungagung. Sedangkan tujuannya adalah menyamakan persepsi terhadap rencana kegiatan yang akan dilakukan oleh para investor di Kabupaten Tulungagung tersebut.

Lebih lanjut, Bupati Tulungagung menjelaskan, bahwa sebuah konsorsium menawarkan proposal kerja sama dengan Pemerintah Kabupaten Tulungagung, untuk memanfaatkan lahan di sisi Barat GOR Lembupeteng Tulungagung. Konsorsium ini bermaksud membangun mal, hotel hingga taman tematik di lahan milik Pemerintah Kabupaten Tulungagung ini.

Pada kesempatan ini, disampaikan oleh Bupati Tulungagung, setelah melihat proposal yang disodorkan, konsorsium ini kurang bisa meyakinkan Pemerintah Kabupaten Tulungagung, seperti halnya saat ditanya soal company profile, tidak ada yang disampaikan ke Bupati dan jajarannya. Demikian juga saat ditanya tentang pengalaman pekerjaan lain sejenis yang sudah dikerjakan, pihak konsorsium ini tidak bisa langsung menunjukkan.

Bupati Tulungagung Drs. Maryoto Birowo menegaskan, bahwa hasil pemaparan dari konsorsium ini dimentahkan dengan berbagai alasan. Mereka mau berinvestasi di masa yang akan datang, karena masih proposal, jumlah nilainya belum diketahui secara pasti. Menurut Bupati Tulungagung, proposal kerja sama yang diajukan masih akan melalui kajian mendalam. Pihaknya akan segera menyikapi rencana investasi ini. Apalagi lokasi yang diincar adalah kawasan strategis, yaitu dekat exit tol Kediri-Tulungagung yang sangat representatif, bamun harus ada kajian dari berbagai hal.

Lokasi yang disebut dalam proposal ini adalah lahan pertanian dengan irigasi teknis, dimana lahan ini juga termasuk dalam lahan pertanian pangan berkelanjutan. Namun secara prinsip Bupati Tulungagung menegaskan, lahan tetap bisa dimanfaatkan dengan catatan memberikan kontribusi yang lebih besar, khususnya dalam bidang pertanian pangan berkelanjutan.

Sementara, Perwakilan CEO PT. Kefas Prasindo Sejahtera Daniel Budi Basuki dari pihak investor dalam penjelasannya menyampaikan, bahwa pihaknya yang diundang untuk melakukan presentasi, bamun di dalamnya ada banyak persyaratan, sehingga pihak PT. Kefas Prasindo Sejahtera mengaku belum siap.

Kepada Bupati Tulungagung dan Jajarannya, beliau berjanji dalam beberapa hari akan memberikan company profile, serta pengalaman pekerjaan yang sejenisnya, seperti contoh ada proyek kawasan industri dan pertambangan di Sulawesi Tenggara oleh perusahaannya.

Daniel Budi Basuki menambahkan, pihaknya sebatas memasukkan proposal ke Pemerintah Kabupaten Tulungagung. Proposal itu bisa disetujui, bisa juga ditolak. Namun pihaknya siap melakukan bedah kajian bersama Pemerintah Kabupaten Tulungagung.

error: Content is protected !!