PENINJAUAN LOKASI PENGUNGSIAN TANAH RETAK DI KECAMATAN TANGGUNGGUNUNG

Kamis (13/10/2022), Curah hujan yang terjadi beberapa hari ini sangat tinggi tidak hanya menyebabkan banjir dan tanah longsor, akan tetapi juga menyebabkan tanah retak yang mengakibatkan rumah menjadi retak dan dikhawatirkan rumahnya roboh. Kejadian ini terjadi di Kecamatan Tanggunggunung tepatnya di desa Tanggunggunung. Ada puluhan warga Desa / Kecamatan Tanggunggunung meninggalkan rumahnya. Mereka mengungsi ke rumah saudaranya dan sebagian ditampung di Kantor Kecamatan Tanggunggunung.

Bupati Tulungagung Drs. Maryoto Birowo, MM bersama Dandim 0807 Tulungagung Letkol. Czi. Nooris Agus Rinanto S.I.P dan Wakapolres Tulungagung Kompol Dodik Tri Hendro Siswoyo, SH, SIK, MIK meninjau korban tanah retak yang mengungsi di Kantor Kecamatan Tanggunggunung. Rombongan hadir di lokasi sekitar pukul 10.00 WIB.
Dalam kesempatan ini pula Bupati Tulungagung Drs. Maryoto Birowo, MM bersama rombongan memberikan bantuan berupa sembako bagi warga yang terdampak.

Bupati Tulungagung Drs. Maryoto Birowo, MM dalam keterangannya menyampaikan bahwa ada 11 (sebelas) Keluarga yang terdampak kejadian ini yang mengungsi di Kantor Kecamatan dan ada 2 (dua) keluarga yang mengungsi di rumah saudaranya yang tidak terdampak, serta 9 (sembilan) keluarga atau ada 24 (dua puluh empat) orang yang mengungsi di Kantor Kecamatan. Kantor kecamatan merupakan posko kebencanaan di wilayah kecamatan Tanggunggunung.

Masih menurut Bupati Tulungagung Drs. Maryoto Birowo, MM juga menyampaikan bahwa Pemerintah Kabupaten Tulungagung akan melakukan pendataan kepada warga yang terdampak. Selain itu bagi warga yang mengungsi di Kantor Kecamatan akan disiagakan dapur umum untuk memenuhi kebutuhan keseharian makan dan minum mereka. Langkah selanjutnya jika diperlukan akan dilakukan relokasi pada warga yang terdampak.

Menurut keterangan dari warga yang terdampak bahwa tanah retak itu terjadi pada Rabu (12/10/22) malam sekitar pukul 19.00. Saat tanah retak, rumah terasa bergetar. Lalu dibagian depan rumah warga nampak retakan memanjang diatas tanah. Warga yang takut memilih untuk mengungsi.

Bupati Tulungagung Drs. Maryoto Birowo, MM yang didampingi oleh Dandim 0807 Tulungagung Letkol. Czi. Nooris Agus Rinanto S.I.P dan Wakapolres Tulungagung Kompol Dodik Tri Hendro Siswoyo, SH, SIK, MIK selanjutnya melaksanakan rapat koordinasi bersama Kepala Desa Se Kecamatan Tanggunggunung untuk memberikan arahan dan petunjuk dalam menangani dampak bencana tanah retak ini.

Selanjutnya rombongan menuju ke Kecamatan Bandung tepatnya di Desa Kedungwilut untuk melihat pintu air yang terdampak banjir bandang beberapa hari yang lalu. Bahwa terjadi longsor di talud sungai.

error: Content is protected !!