PAGELARAN WAYANG KULIT DALAM RANGKA PUNCAK PERINGATAN MIGRANT DAY

Jum’at, (19/1/2024), sebagai puncak peringatan Migrant Day, Pemerintah Kabupaten Tulungagung melalui Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Tulungagung yang berkolaborasi dengan Paguyuban Perusahaan Penempatan Pekerja Migran Indonesia (P3MI) menggelar pagelaran wayang kulit semalam suntuk dengan lakon “Wahyu Tohjali” yang dibawakan oleh dalang Ki Minto Darsono di Kantor Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Tulungagung, mulai pukul 19.30 WIB. Dalam hiburan tradisional tersebut juga menghadirkan sejumlah bintang tamu, diantaranya Jo Klitik Jo Klutuk.

Pj. Bupati Tulungagung, Dr. Ir. Heru Suseno, MT dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi atas penyelenggaraan acara ini yang didukung oleh P3MI dan LPK / BLKLN, serta seluruh Pekerja Migran Indonesia atas jerih lelah dan ketangguhannya yang telah turut serta membangun negeri ini.

Pagelaran wayang kulit dengan lakon “Wahyu Tohjali menjadi salah satu rangkaian puncak acara peringatan Migrant Day, dengan harapan bisa memberikan semangat kepada kita semua untuk meraih kesuksesan, karena pagelaran wayang bukan sekadar tontonan namun juga merupakan tuntunan dan tatanan yang mengandung nilai-nilai religius, etis, dan estetis yang tercermin dalam pertunjukan wayang secara idesional.

Lebih lanjut, Pj Bupati Heru menambahkan, pada peringatan Hari Migran Internasional ini perlu disampaikan bahwa Kabupaten Tulungagung dalam pengiriman Tenaga Kerja Migrant selalu masuk peringkat 10 (sepuluh) besar nasional sedangkan di tingkat provinsi selalu menduduki peringkat 5 (lima) besar, sehingga Pemerintah Kabupaten Tulungagung melalui Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi terus meningkatkan kualitas pelayanan serta perlindungan kepada PMI baik sebelum bekerja, ketika bekerja dan setelah purnapenempatan.

Dari upaya – upaya tersebut Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Tulungagung mendapat apresiasi atau penghargaan peringkat pertama se-Indonesia untuk kategori “Dinas Kabupaten/Kota Terbaik Dalam Memberikan Pelayanan Penempatan dan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia tahun 2023” dari KEMNAKER, selain itu jugamenerima penghargaan terbaik kedua atas nama Saudari Mukini dengan kategori “Pekerja Migrant Indonesia Purna Penempatan Berprestasi”

Pemerintah terus menjaga komitmen dalam hal perlindungan pekerja migran Indonesia dan peningkatan kualitas pengelolaan sektor ini. Indonesia telah meratifikasi Konvensi Internasional tentang Perlindungan Hak-Hak Seluruh Pekerja Migran dan Anggota Keluarganya. Dilanjutkan dengan penerbitan Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2017 tentang Pelindungan Pekerja Migran Indonesia, yang melibatkan seluruh pemangku kepentingan hingga di tingkat desa.

Pj. Bupati Heru juga berharap Pekerja Migran Indonesia khususnya dari Kabupaten Tulungagung semakin banyak yang memiliki keterampilan (skilled) yang tersertifikasi secara internasional, untuk mewujudkannya dibutuhkan koordinasi dan sinergi seluruh pihak

Di sela rangkaian acara sebelum dimulai pagelaran wayang kulit, Pj. Bupati Heru Suseno bersama Kepala Disnakertrans Kabupaten Tulungagung berkesempatan menyerahkan bantuan sosial kepada 30 keluarga migrant.

error: Content is protected !!