Tangis Haru Iringi Keberangkatan 1.175 Jemaah Haji Tulungagung ke Tanah Suci

TULUNGAGUNG – Suasana haru menyelimuti proses pemberangkatan ratusan jemaah calon haji asal Tulungagung menuju Tanah Suci. Sebanyak 1.175 jemaah diberangkatkan secara bertahap menuju Asrama Haji Surabaya sebelum diterbangkan ke Arab Saudi.

Pemberangkatan dilakukan pada 17 hingga 18 Mei 2026 dengan pengawalan ketat dan dukungan puluhan armada bus. Tercatat sebanyak 28 bus disiapkan untuk mengangkut para jemaah menuju embarkasi Surabaya.

Prosesi pelepasan dilakukan langsung oleh Plt Bupati Tulungagung, Ahmad Baharudin. Dalam sambutannya, ia berharap seluruh jemaah dapat menjalankan ibadah haji dengan lancar dan kembali ke tanah air dengan predikat haji mabrur.

“Kami berharap seluruh jemaah calon haji asal Tulungagung dapat menjalankan ibadah dengan maksimal dan diberikan kesehatan selama berada di Tanah Suci,” ujarnya.

Ahmad Baharudin juga menitipkan doa kepada para jemaah agar Kabupaten Tulungagung selalu diberikan keberkahan dan pemerintahan berjalan dengan baik.

“Saya juga menitipkan doa untuk Kabupaten Tulungagung agar pemerintahannya berjalan lancar dan masyarakatnya semakin sejahtera,” katanya.

Selain itu, ia mengingatkan para jemaah untuk menjaga kondisi fisik dan mampu beradaptasi dengan cuaca di Arab Saudi yang berbeda dengan Indonesia.

“Jaga kesehatan dan atur pola aktivitas selama di sana, karena cuaca di Arab Saudi tentu berbeda dengan di sini,” pesannya.

Sementara itu, Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Tulungagung, Suryani menjelaskan, sebagian jemaah telah lebih dulu diberangkatkan melalui kloter 32 dan 34 dengan jumlah masing-masing dua orang.

Sedangkan pemberangkatan utama dilakukan melalui kloter 102, 103, 104 dan 105 yang diberangkatkan secara bertahap mulai Minggu sore hingga Senin dini hari.

“Total jemaah pada empat kloter utama mencapai 1.165 orang. Sementara enam jemaah lainnya akan menyusul dalam kloter 112,” jelas Suryani.

Ia menambahkan, jumlah tersebut sedikit berkurang dari data awal sebanyak 1.178 calon jemaah. Tiga calon jemaah dipastikan batal berangkat karena berbagai alasan.

“Satu calon jemaah meninggal dunia sebelum keberangkatan, sedangkan dua lainnya menunda keberangkatan karena ada anggota keluarga yang sakit dan harus dirawat,” terangnya.

Untuk jadwal keberangkatan, kloter 102 mulai masuk Asrama Haji Surabaya pada Minggu malam dan dijadwalkan terbang ke Arab Saudi pada Senin malam. Sementara kloter 103 dan 104 diberangkatkan pada Senin dini hari hingga pagi hari.

Sedangkan kloter 105 akan bergabung bersama jemaah asal Trenggalek sebelum diterbangkan menuju Tanah Suci.

Di sisi lain, perhatian khusus juga diberikan kepada para jemaah lanjut usia dan yang memiliki keterbatasan fisik. Tercatat ada 12 jemaah yang membutuhkan bantuan kursi roda selama perjalanan.

“Kursi roda sebagian sudah dikirim bersama koper, sedangkan yang digunakan langsung selama perjalanan dibawa bersama jemaah di bus,” ujar Suryani.

Meski seluruh proses pemberangkatan berjalan lancar, pihaknya tetap mengingatkan para calon haji agar menjaga stamina menjelang keberangkatan dan selama berada di Arab Saudi.

“Kami minta jemaah mengurangi aktivitas yang terlalu melelahkan, termasuk menerima tamu hingga larut malam. Kondisi fisik harus benar-benar dijaga karena rangkaian ibadah haji tahun ini cukup padat,” pungkasnya. (kuk/diskominfotulungagung)

error: Content is protected !!