Suasana haru dan penuh syukur mewarnai penyambutan kepulangan jemaah haji Kabupaten Tulungagung. Pemerintah Kabupaten Tulungagung menggelar acara penyambutan sekaligus tasyakuran atas kembalinya para tamu Allah yang telah menunaikan ibadah haji di Tanah Suci.
Dalam sambutannya, Plt Bupati Tulungagung Ahmad Baharudin menyampaikan ucapan selamat datang kepada seluruh jemaah haji yang telah kembali ke tanah air dalam keadaan sehat.
“Atas nama pribadi dan Pemerintah Kabupaten Tulungagung, saya mengucapkan selamat datang kembali di tanah air kepada seluruh tamu Allah. Semoga semuanya kembali dalam keadaan sehat walafiat dan membawa predikat haji yang mabrur,” ujarnya.
Menurut Ahmad Baharudin, ibadah haji merupakan penyempurna rukun Islam yang tidak semua umat Muslim memiliki kesempatan untuk menunaikannya. Karena itu, para jemaah diharapkan mampu menjaga nilai-nilai spiritual yang diperoleh selama berada di Tanah Suci.
Ia berharap para jemaah dapat menjadi teladan di tengah masyarakat serta ikut berkontribusi dalam membangun Kabupaten Tulungagung.
“Sepulang dari Tanah Suci, saya berharap jamaah haji mampu meningkatkan keimanan dan ketakwaannya kepada Allah SWT serta menjadi contoh yang baik di lingkungan masyarakat,” katanya.
Dalam kesempatan tersebut, Ahmad Baharudin juga mengingatkan bahwa haji mabrur bukan hanya tercermin dari keberhasilan menunaikan seluruh rangkaian ibadah, tetapi juga dari perubahan sikap dan perilaku setelah kembali ke tanah air.
“Haji yang mabrur adalah haji yang mampu melahirkan kepedulian terhadap sesama. Suka menebarkan salam, gemar menolong, dan mudah memaafkan adalah sifat-sifat yang harus terus dijaga dan ditularkan kepada masyarakat,” pesannya.

Ia juga mengajak seluruh hadirin untuk mendoakan jemaah haji asal Tulungagung yang wafat maupun yang masih menjalani perawatan di Arab Saudi.
“Mari bersama-sama kita mendoakan saudara-saudara kita yang telah wafat agar mendapat tempat terbaik di sisi Allah SWT dan bagi yang masih sakit semoga segera diberikan kesembuhan,” ucapnya.
Tak lupa, Plt Bupati menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah menyukseskan penyelenggaraan ibadah haji tahun 2026, mulai dari Kementerian Haji dan Umrah, panitia pemberangkatan dan pemulangan haji, petugas kloter, tenaga kesehatan, hingga Petugas Haji Daerah (PHD).
Sementara itu, Ketua Panitia Penyelenggara Jemaah Haji, Fuad Syaiful Anam, menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Tulungagung atas dukungan penuh selama proses penyelenggaraan ibadah haji tahun ini.
“Kami mewakili masyarakat haji mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Tulungagung atas dukungan yang luar biasa. Alhamdulillah, Kloter 103 bahkan berhasil meraih penghargaan sebagai kloter terbaik se-Jawa Timur,” ungkapnya.
Fuad berharap seluruh jemaah mampu mempertahankan semangat kebersamaan, kesabaran, dan keikhlasan yang telah ditempa selama menjalankan ibadah di Tanah Suci.
“Semoga kemabruran yang diperoleh di Arab Saudi bisa terus terbawa hingga kembali ke Tulungagung, menjadi haji yang mabrur sepanjang hayat,” tuturnya

Di sisi lain, Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah, Suryani, menjelaskan penyelenggaraan ibadah haji tahun 2026 secara umum berjalan dengan baik, tertib, aman, dan lancar berkat sinergi antara pemerintah daerah, Kementerian Haji dan Umrah, instansi terkait, serta seluruh petugas haji.
Ia memaparkan, jumlah jemaah haji asal Tulungagung yang diberangkatkan melalui Embarkasi Surabaya sebanyak 1.175 orang. Dari jumlah tersebut, tujuh jemaah wafat di Tanah Suci, satu orang masih menjalani perawatan, sedangkan sebanyak 1.166 jemaah telah kembali ke Kabupaten Tulungagung.
“Kami mengapresiasi seluruh petugas haji yang telah memberikan pelayanan maksimal kepada para jemaah. Semoga seluruh jemaah yang telah kembali menjadi pribadi yang lebih baik, menjadi teladan di masyarakat, dan terus berkontribusi bagi pembangunan Kabupaten Tulungagung,” pungkas Suryani. (ron/diskominfotulungagung)











