Katakan Tidak Pada Narkoba

Say No To Drug, Katakan Tidak Pada Narkoba tagline itu mungkin sudah sangat akrab ditelingan kita. Bagi orang dewasa, hal ini mungkin merupakan hal yang biasa. Berbeda kemudian jika hal tersebut disampaikan pada anak-anak sekolah baik dari tingkat SD, SMP, SMA dan SMK meski awalnya malu-malu rata-rata para peserta antusias mengikuti materi dari setiap nara sumber. Bahkan terbangun komunikasi yang sangat dinamis antara para pelajar dengan pemateri, jika dilempar pertanyaan tentang materi yang baru saja disampaikan.

Peserta SOSIALISASI P4GN Plus dengan mengambil tema PERAN TEMAN SEBAYA DALAM P4GN adalah pelajar tingkat SD, SMP, SMA dan SMK se wilayah kecamatan Tulungagung. Acara yang digagas oelh Kecamatan Tulungagung ini diselenggarakan pada hari Kamis 22 Maret 2018 bertempat di Balai Rakyat yang berada di lingkar Aloon-Aloon Tulungagung.

Kegiatan dibuka oleh Camat Tulungagung Puji Astuti, SH dengan menghadirkan nara sumber dari BNN, Dinas Sosial KB PPPA serta dari LPA. Masing-masing narasumber memberikan materi sesuai dengan tupoksinya. Diantaranya BNN dengan materi Bahaya Narkoba, Dinsos dengan materi Bahaya Kekerasan Pada Anak, sedangkan dari LPA dengan materi Bullying Di Lingkungan Anak.

Selain sosialisasi tentang bahaya narkoba dan kekerasan pada anak, kegiatan ini juga melaksanakan lomba menulis dengan tema Peran Teman Sebaya Dalam Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaa, Peredaran Gelap Narkoba (P4GN). Seperti disamaikan oleh Camat Tulungagung, pemilihan tema tersebut adalah untuk membangun kepedulian dari generasi muda untuk menjadi pendidik sebaya dalam menanggulangi peredaran gelap narkoba yang serangan begitu luar biasa.

Para peserta lomba baik dari tingkat SD, SMP, SMA dan SMK ini nantinya diharapkan akan bisa mengakses informasi tentang siapa yang keluar sebagai pemenang lomba melalui medsos yang dimiliki oleh Kecamatan Tulungagung. Pada intinya kegiatan ini juga membangun kesadaran anak-anak usia sekolah untuk melek informasi yang bisa diperoleh dari medsos. Tentunya para peserta juga dibekali dengan pengetahuan bermedsos sehat. Diantaranya dengan mengakses hal-hal positif, seperti materi pelajaran atau pengetahuan yang bersifat positif yang bermanfaat bagi peserta, sesuai dengan usia mereka. Serta orang tua yang juga turut aktif mengontrol kegiatan anak-anaknya dalam menggunakan gadget. (DISKOMINFO)

error: Content is protected !!