Dalam rangka pencanangan gerakan moral Millenial Road Safety Festival (MRSF) tahun 2019, pada hari ini Sabtu (16/3/2019) Polres Tulungagung menyelenggarakan Kejuaraan Sepatu Roda se Jawa Timur III memperebutkan Piala Tetap Kapolres Tulungagung yang dilaksanakan di GOR Lembu Peteng Tulungagung. Kejuaraan ini diikuti oleh 360 orang peserta tingkat kelompok umur/pelajar dari 16 Kabupaten/Kota se-Jawa Timur. Kegiatan ini dilaksanakan mulai tanggal 16-17 Maret 2019 dari jam 08.00 WIB.
Kegiatan ini di buka dan sekaligus memberangkatkan para peserta oleh Kapolres Tulungagung AKBP. Tofik Sukendar, SIK dan didampingi oleh Dandim 0807 Tulungagung Letkol. Inf. Wildan Bahtiar, SIP, Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olah Raga Kabupaten Tulungagung Suharno, M.Pd dan Sekretaris Dinas Perhubungan Kabupaten Tulungagung Eka Prihadi. Dalam sambutannya Kapolres Tulungagung AKBP. Tofik Sukendar, SIK menyampaikan menyampaikan perhatiannya akan pengaruh negatif atas kemajuan teknologi informasi yang dapat merusak moral dan kepribadian generasi muda bangsa Indonesia. Dengan adanya olahraga sepatu roda yang digemari oleh kaum milenial, diharapkan para generasi muda dapat terhindar dari pengaruh negatif atas kemajuan teknologi informasi. Dengan berolahraga sepatu roda di berbagai event dapat melatih tubuh yang sehat dan melatih sportifitas.
“Dengan menekuni jenis olahraga sepatu roda ini, generasi milenial akan terhindar dari pengaruh-pengaruh negatif kemajuan teknologi informasi dan sekaligus mendapatkan tubuh yang sehat serta mempunyai sportifitas yang tinggi.” ungkap Kapolres.
Kapolres berharap dengan adanya Kejuaraan Sepatu Roda Provinsi Jatim III dan Piala Tetap Kapolres Tulungagung tersebut dapat sejalan dengan pencanangan gerakan moral Millenial Road Safety Festival (MRSF) sehingga mampu menjadi media untuk mendukung dalam membentuk generasi milenial yang cinta akan lalu lintas sehingga dapat membantu dalam mengkampanyekan keselamatan berlalu lintas kepada masyarakat.
“Dengan event ini, maka generasi milenial Tulungagung akan terpacu untuk mengembangkan bakat dan kemampuan di bidang olahraga serta akan mendapatkan pengetahuan lalu lintas sehingga dapat membentuk generasi yang cinta lalu lintas.” tutup Kapolres.











