Pada hari ini Minggu (17/3/2019) Polres Tulungagung menyelenggarakan kegiatan Sosialisasi/Kampanye Penerimaan Anggota Polri Terpadu Tahun Anggaran 2019 yang dilaksanakan di Aloon-aloon Tulungagung Jl. R. A. Kartini Tulungagung mulai jam 09.00 WIB. Kegiatan ini diikuti ratusan pelajar Tulungagung dan masyarakat umum.
Acara yang dibuka oleh Kepala Bagian Sumber Daya (Kabag. Sumda) Polres Tulungagung Kompol. Mustafa Al Haddar yang juga membacakan sambutan dari Kapolres Tulungagung AKBP. Tofik Sukendar, SIK menyampaikan bahwa tujuan dari pelaksanaan kegiatan sosialisasi ini adalah dalam upaya untuk menjaring calon serta meningkatkan animo masyarakat yang memenuhi syarat untuk mengikuti seleksi penerimaan anggota Polri untuk Taruna AKPOL, Bintara Polri, dan Tamtama Polri khususnya di wilayah Kabupaten Tulungagung. Untuk tahun 2019 ini Kepolisian Negara Republik Indonesia telah membuka pendaftaran anggota Polri sejak tanggal 6 Maret s/d 22 Maret 2019. Adapun rincian jumlah calon anggota Polri yang dapat diterima untuk tahun 2019 adalah sebagai berikut :
1. Taruna Akpol 250 orang (220 pria dan 30 wanita);
2. Bintara Polri 8875 orang (8475 pria dan 400 wanita);
3. Tamtama Polri 300 orang (200 Tamtama Brimob dan 100 Tamtama Polair).
Pada proses penerimaan anggota Polri Tahun 2018 jumlah pendaftar untuk Panbarim Polres Tulungagung adalah sebagai berikut :
1. Taruna Akpol 25 orang pendaftar;
2. Bintara Polri 299 orang pendaftar (Lulus 30 orang terdiri atas 28 pria dan 2 wanita), dan
3. Tamtama 14 orang pendaftar.
Polri senantiasa berupaya melakukan perubahan Mind Set dan Culture Set, diantaranya melalui program dan rencana aksi reformasi birokrasi Polri, menuju Pemerintahan yang bersih (Clean Governance) dan tata kelola pemerintahan yang baik (Good Governance), sesuai dengan harapan dan dambaan masyarakat. Penerimaan Polri terpadu pada tahun 2019 ini berprinsip “BETAH” yakni Bersih, Transparan, Akuntabel dan Humanis. Salah satu upaya dalam penerimaan anggota Polri diantaranya adalah aturan bahwa dalam setiap tahapan seleksi tidak dipungut biaya alias gratis, masih ada rumor di masyarakat bahwa jika ingin lulus menjadi anggota Polri maka calon pendaftar polri harus menyediakan sejumlah uang untuk panitia supaya bisa lulus menjadi anggota Polri yang jumlahnya mencapai ratusan juta rupiah. Dalam kesempatan ini disampaikan bahwa rumor tersebut adalah tidak benar, untuk itu mengajak kepada seluruh putra putri terbaik Tulungagung yang telah memenuhi syarat untuk mengikuti seleksi penerimaan anggota Polri untuk Taruna Akpol, Bintara Polri, dan Tamtama Polri Tahun 2019.
Acara selesai pukul 11.00 WIB dengan lancar dan sukses.











