Haflah Akhirursanah Pondok Pesantren Al Hikmah Melathen Kauman

Pada hari ini Jum’at (19/4/2019) Pondok Pesantren Al Hikmah Melathen Kauman menyelenggarakan Haflah Akhirursanah yang bertempat di Ponpes Al Hikmah Kauman Kecamatan Kauman asuhan KH. Hadi Muhammad Mahfudz. Acara dimulai pukul 19.00 WIB dihadiri oleh ratusan santri.

Acara sambutan diawali oleh Pengasuh Ponpes Al Hikmah Melathen KH. Hadi Muhammad Mahfudz yang menjelaskan tentang sejarah Ponpes Al Hikmah Melathen mulai dari pendirian ponpes.

Acara juga dihadiri oleh Plt. Bupati Tulungagung Drs. Maryoto Birowo, MM yang dalam sambutannya menyampaikan Pondok Pesantren, merupakan lembagapendidikan yang sangat efektif sebagai benteng pertahanan moral, sekaligus pusat pembangunan akhlak dan pendidikan. Melalui keteladanan dan ajaran yang diterapkan oleh para Ustadz dan Ustadzah, akan menumbuhkan generasi yang arif, dan berakhlak mulia.

Oleh karena itu, melalui momentum Haflah Akhirussanah ini, kepada para santri, saya berharap untuk terus belajar dan belajar, menggali ilmu sebagai bekal untuk menghadapi tantangan hidup di kemudian hari dan untuk meraih kesuksesan. Dengan berakhirnya pendidikan saat ini, bukan berarti berakhir pula tugas kalian dalam menuntut ilmu. Haflah Akhirussanah ini, baru sekedar menghantarkan kalian ke gerbang pendidikan tingkat berikutnya

Selanjutnya, saya ingin mengajak segenap Keluarga Besar Ponpes Al Hikmah Mlathen untuk memperkuat pondasi pendidikan dan strategi dakwah, agar Pondok ini dapat terus tumbuh dan berkembang tanpa kehilangan jati dirinya di tengah arus zaman yang terus berubah. Mari kita tingkatkan kerjasama dengan berbagai pihak untuk meningkatkan kualitas pendidikan islam, utamanya dengan memberikan perhatian yang lebih besar lagi pada visi keislaman, kemodernan dan kemanusiaan agar kita dapat mengimbangi kemajuan dan perkembangan zaman yang semakin komplek ini.

Pondok pesantren adalah salah satu benteng terbaik bangsa Indonesia dalam memerangi paham radikalisme dan terorisme yang mengancam persatuan dan kesatuan bangsa. PondokPondok pesantren, merupakan obor dan penerang bangsa Indonesia dalam menanamkan pemahaman agama Islam yang benar, yaitu Islam yang rahmatan lil ‘alamin.

Sebagaimana kita ketahui, bahwa timbulnya radikalisme di kalangan pemuda, disebabkan oleh minimnya pemahaman agama. Belajar agama secara dangkal, dapat memicu mereka melakukan kekerasan, bahkan atas nama agama. Tindakan terorisme belakangan ini dilakukan dengan cara bom bunuh diri, padahal Islam justru melarang tindakan bunuh diri, sehingga tindakan terorisme dalam bentuk apapun sangat bertentangan dengan ajaran Islam. Tindakan terorisme mengatas-namakan Islam sering mengaitkan perbuatannya dengan jihad, padahal mereka sebenarnya tidak tahu makna jihad yang sesungguhnya. Nah, disinilah Santri berperan nyata dalam pencegahan paham radikalisme pada generasi muda, karena generasi muda merupakan target potensial kelompok teror, akan tetapi generasi muda juga potensial untuk menjadi benteng bagi sesamanya.

Dalam acara ini juga dihadiri oleh Kasdim 0807 Tulungagung Mayor. Inf. Moh. Samsul Hadi, S.Ag dan muspika Kecamatan Kauman.

error: Content is protected !!