Sebagai lembaga yang diamanahi untuk melakukan pemberantasan penggunaan narkotika dan obat-obatan terlarang, BNN melakukan berbagai upaya untuk memberikan edukasi kepada masyarakat tentang bahaya narkoba serta hal-hal yang harus dilakukan apabila sudah ada masyarakat yang mengalami ketergantungan pada obat-obatan terlarang. Salah satunya adalah dengan peluncuran atau Launching Film Langkah Yang Tertunda, sebuah karya film dari mantan pecandu yang menceritakan kerasnya perjuangan hidup dalam lingkaran penyalahgunaan narkoba. Adapun launching film ini dilakukan di Desa Kenda Bulur yang dikemas dalam nonton bareng atau nobar yang diadakab pada hari Sabtu 29 September 2018, tepatnya di jalan depan Balai Desa Kendal Bulur yang dihadiri oleh begita banyak warga desa Kendal Bulur dan sekitarnya. Bukan hanya dari mereka anak muda yang sedang menghabiskan malam minggu, tapi juga anak-anak dan orang tua yang begitu antusias mengikuti jalannya cerita.
Adalah Miradani, wanita berparas ayu asal Tulungagung yang dengan beraninya menawarkan untuk pembuatan film yang diberi Judul LANGKAH YANG TERTUNDA yang diperankan oleh warga Tulungagung dan juga para staf di BNN yang memerankan diri mereka sendiri. Alur cerita dan adegan yang disuguhkan tidak mengecewakan. AKBP Joko Purnomo, Kepala BNN berharap dengan pemutaran film ini akan lebih banyak lagi masyarakat yang memahami bahaya penyalahgunaan narkotika serta hal-hal apa yang harus dilakukan jika ada anggota keluarganya yang terlibat dalam penyalahgunaan narkotika.











