KABUPATEN TULUNGAGUNG RAIH PENGHARGAAN KABUPATEN LAYAK ANAK KATEGORI UTAMA.

Setelah empat kali meraih penghargaan Kabupaten Layak Anak kategori Nindya sejak tahun 2018 (peniadaan evaluasi Kabupaten/Kota Layak Anak di tahun 2020 akibat pandemi Covid-19), akhirnya di tahun 2023 ini, Kabupaten Tulungagung naik peringkat meraih penghargaan Kabupaten Layak Anak (KLA) Kategori Utama.

Acara penganugerahan dilaksanakan di Hotel Padma, Semarang-Jawa Tengah pada Sabtu malam (22/7/2023) dan penghargaan tersebut diberikan secara langsung oleh Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Republik Indonesia, Bintang Puspayoga kepada Bupati Tulungagung, Drs. Maryoto Birowo, MM.

Acara Penganugerahan Provinsi, Kabupaten/Kota Layak Anak (KLA) ini juga dilaksanakan secara daring melalui youtube channel Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Kemen PPPA).

Bupati Tulungagung, Drs. Maryoto Birowo, MM mengungkapkan kebahagiaan dan ucapan terima kasihnya kepada seluruh pihak yang telah bekerja keras dalam pemenuhan indikator untuk KLA tahun 2023. Saya ucapkan terimakasih kepada Ketua Gugus Tugas KLA Tulungagung (Sekretaris Daerah dan Kepala Bappeda), leading sector perlindungan anak Dinas KBPPPA, Bappeda dan Gugus tugas KLA Tulungagung (semua OPD, masyarakat, akademisi, media dan dunia usaha) termasuk Kecamatan dan Desa, yang telah bekerja keras dan bekerjasama sehingga Kabupaten Tulungagung berhasil naik peringkat ke kategori Utama, Kata Bupati.

Penghargaan Kabupaten/Kota Layak Anak (KLA) tahun 2023 ini diberikan
kepada 360 (tiga ratus enam puluh) Kabupaten/Kota, yang terdiri dari 19 (sembilan belas) kategori Utama, 76 (tujuh puluh enam) kategori Nindya, 130 (seratus tiga puluh) kategori Madya, dan 135 (seratus tiga puluh lima) kategori Pratama. Penghargaan Provinsi Layak Anak (PROVILA) pun turut diberikan kepada 14 (empat belas) Provinsi yang telah melakukan upaya keras untuk menggerakkan Kabupaten/Kota di wilayahnya dalam mewujudkan KLA.

“Penghargaan Kabupaten/Kota Layak Anak ini merupakan suatu bentuk apresiasi
kami atas segala komitmen dan keseriusan para Gubernur, Bupati, Walikota, dan jajarannya
yang telah serius berupaya menghadirkan wilayahnya yang aman bagi anak. Amanat kontitusi pun mewajibkan negara untuk memenuhi semua hak anak, melindungi anak, dan menghargai pandangan anak sebagaimana tercantum dalam Konvensi Hak Anak yang diratifikasi melalui peraturan perundangan lainnya,” ungkap Menteri PPPA dalam sambutannya pada malam
Penghargaan Kabupaten/Kota Layak Anak 2023 di Semarang.

error: Content is protected !!