PEMBERANGKATAN CALON JAMAAH HAJI TULUNGAGUNG TAHUN 2022

Rabu, (9/6/2022), bertempat di Pendopo Kongas Arum Kusumaning Bongso mulai pukul 23.00 WIB. Pemerintah Kabupaten Tulungagung memberangkatkan Calon Jamaah Haji Asal Tulungagung Tahun 2022.

Hadir dalam acara ini Bupati Tulungagung Drs. Maryoto Birowo, MM, Wakil Bupati Tulungagung Gatut Sunu Wibowo, SE, Jajaran Forkopimda Kabupaten Tulungagung, Ketua MUI Tulungagung KH. Hadi Muhammad Mahfudz, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Tulungagung Dr. H. Muhajir, S.Pd, Ketua IPHI (Ikatan Persaudaraan Haji Indonesia) Kabupaten Tulungagung H. Fuad Syaiful, Ketua Baznas Tulungagung KH. Samsul Umam, Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat Setda Kabupaten Tulungagung Dr. Drs. Sukarji, M.Pd.I, serta Kepala Perangkat Daerah terkait.

Rombongan CJH (calon jamaah haji) asal Tulungagung yang berjumlah 396 orang dengan menggunakan 9 armada bus diberangkatkan oleh Bupati Tulungagung Drs. Maryoto Birowo, MM bersama jajaran Forkopimda Kabupaten Tulungagung, yang nantinya akan menuju ke Asrama haji Sukolilo Surabaya.

Menurut penjelasan Bupati Tulungagung Drs. Maryoto Birowo, MM, bahwa sesuai jadwal calon jamaah haji akan transit ke Masjid Al Akbar untuk melaksanakan sholat Subuh dan bersih bersih diri sekaligus menanti waktu memasuki asrama haji jam 7 pagi. 

Lebih lanjut, Bupati Tulungagung selepas memberangkatkan rombongan bus tersebut berharap, calon jamaah haji bisa melakukan ibadahnya secara khusuk, dan diberi kesehatan selama di tanah suci Makkah, serta semoga semoga mereka bisa kembali lagi ke tanah air dengan sehat, selamat, pulang sesuai dengan jumlah pada waktu berangkat.

Calon jamaah haji asal Tulungagung tergabung dalam kelompok terbang (kloter) 9. Sebelum berangkat menuju tanah suci, mereka akan ditampung sementara di Asrama Haji Sukolilo, Surabaya.

Sementara itu, Ketua IPHI (Ikatan Persaudaraan Haji Indonesia), Fuad Syaiful Anam menjelaskan, ada 6 orang yang mengundurkan diri dalam haji tahun ini. Disinggung penggantian CJH yang gagal berangkat tahun ini, Ketua IPHI menjelaskan bahwa hal tersebut merupakan kewenangan pusat, pemerintah daerah kewenangan hanya menyodorkan cadangan.

error: Content is protected !!