Pemerintah Kabupaten Tulungagung menegaskan komitmennya dalam upaya pencegahan dan penanganan perkawinan anak saat mengikuti Penilaian Tahap II (Presentasi Kinerja) Pencegahan dan Penanganan Perkawinan Anak (PPA) Award Tahun 2026 yang diselenggarakan Pemerintah Provinsi Jawa Timur, Jumat (5/6/2026).
Dalam kesempatan tersebut, Plt. Bupati Tulungagung Ahmad Baharudin menyampaikan bahwa pencegahan dan penanganan perkawinan anak merupakan bagian dari prioritas pembangunan daerah sekaligus mendukung agenda nasional menuju Indonesia Emas 2045. Pemerintah Kabupaten Tulungagung terus menguatkan berbagai kebijakan dan program yang terintegrasi guna menekan angka perkawinan anak secara berkelanjutan.
Komitmen tersebut diwujudkan melalui penguatan regulasi dan kebijakan daerah, integrasi program ke dalam dokumen perencanaan pembangunan, serta penguatan kelembagaan yang melibatkan berbagai perangkat daerah dan pemangku kepentingan terkait. Selain itu, peningkatan kapasitas sumber daya manusia, penguatan peran anak sebagai pelopor dan pelapor, serta pemanfaatan sistem data terpadu berbasis bukti terus dikembangkan sebagai dasar pengambilan kebijakan yang efektif.
Pemkab Tulungagung juga terus mendorong lahirnya berbagai inovasi daerah yang berdampak dan berkelanjutan, disertai monitoring dan evaluasi secara berkala untuk memastikan setiap program berjalan secara efektif, akuntabel, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Melalui sinergi lintas sektor yang melibatkan pemerintah, lembaga perlindungan perempuan dan anak, aparat penegak hukum, akademisi, organisasi masyarakat, hingga forum anak, Kabupaten Tulungagung optimistis mampu memperkuat upaya pencegahan perkawinan anak. Langkah tersebut dinilai penting mengingat dampak perkawinan anak tidak hanya menyangkut persoalan sosial, tetapi juga berpengaruh terhadap pendidikan, kesehatan, stunting, kemiskinan, serta kualitas generasi masa depan.
Melalui berbagai kebijakan dan inovasi yang telah dijalankan, Pemerintah Kabupaten Tulungagung bertekad mewujudkan generasi yang sehat, cerdas, dan berakhlak mulia, sekaligus mendukung terwujudnya masyarakat Tulungagung yang sejahtera, maju, dan berakhlak mulia sepanjang masa. (kuk/diskominfotulungagung)











