PENANAMAN BIBIT/REBOISASI DI JALUR LINGKAR SELATAN BRUMBUN NGREJO TANGGUNGGUNUNG

Jum’at, (24/12/2021) Pemerintah Kabupaten Tulungagung bekerja sama Organisasi Harmoni Riset Center dan Perum Perhutani Kesatuan Pemangku Hutan (KPH) Blitar melaksanakan Penanaman Bibit/Reboisasi di Jalur Lingkar Selatan (JLS) Simpang Brumbun Ngrejo Kecamatan Tanggunggunung Kabupaten Tulungagung mulai pukul 09.00 WIB.

Hadir dalam kegiatan ini Bupati Tulungagung Drs. Maryoto Birowo, MM, Wakil Bupati Tulungagung Gatut Sunu Wibowo, SE, Jajaran Forkopimda Kabupaten Tulungagung, Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman Kabupaten Tulungagung Anang Pratistianto, ST, M.Si, Ketua Harmoni riset Center Tulungagung DR. Drs. H. Sunjoto. SH. M.Si, Administratur Kesatuan Pemangku Hutan (KPH) Blitar Teguh Jati Waluyo, Ketua Baznas Tulungagung KH. Syamsul Umam, Kepala Perangkat Daerah dan Stakeholder terkait.

Ketua Harmoni Riset Center Tulungagung DR. Drs. H. Sunjoto. SH. M.Si dalam laporannya menyampaikan, bahwa kegiatan penanaman bibit/reboisasi di Jalur Lingkar Selatan Simpang Pantai Brumbun Desa Ngrejo Kecamatan Tanggunggunung pada petak 106 D seluas 16 hektar, dengan jumlah tanam sekitar 85.000 bibit dari berbagai jenis tanaman.

Lebih lanjut, Ketua Harmoni Riset Center menjelaskan, bahwa kegiatan ini mengambil tema “Dengan Semangat Reboisasi Kita Jadikan Tulungagung Pro Iklim”, yang mengandung arti bahwa dengan terjaganya kelestarian alam iklim di Kabupaten Tulungagung akan semakin bersahabat, sekaligus membuat hutan yang gundul menjadi lebat dan akan mengurangi terjadinya bencana, seperti tanah longsor.

Sementara, Bupati Tulungagung Drs. Maryoto Birowo, MM dalam sambutannya menyampaikan apresiasi dan penghargaan setinggi-tingginya, serta tak lupa mengucapkan terima kasih bagi organisasi penggerak sosial dan stakeholder terkait atas kepedulian terhadap kelestarian alam, dengan menyelenggarakan kegiatan reboisasi ini.

Lebih lanjut Bupati Tulungagung menjelaskan, dengan semangat reboisasi ini kita jadikan di wilayah selatan Tulungagung menjadi pro iklim, dengan penanaman pohon kembali, sehingga manfaat dari reboisasi itu, sebenarnya mencegah terjadinya erosi tanah, yang bisa disebabkan pengaruh dari angin maupun air hujan secara terus-menerus. Selain itu, guna melestarikan kesuburan tanah dan bisa dijadikan sebagai lahan pertanian, disamping menjaga struktur tanah agar tidak rusak.

Lebih dalam, Bupati Tulungagung juga memaparkan, setelah penanaman pohon bukan hanya sekedar seremonial dan sesaat saja, namun hal paling penting adalah dijaga dan dipelihara, serta menjadi tanggungjawab semua seluruh lapisan masyarakat.

Di akhir rangkaian acara, Bupati Tulungagung Drs. Maryoto Birowo, MM bersama Wakil Bupati Tulungagung Gatut Sunu dan juga Jajaran Forkopimda Kabupaten Tulungagung secara simbolis melaksanakan penanaman/reboisasi bibit tanaman.

error: Content is protected !!