
Tulungagung, Rabu (30/6/2021) Pemerintah Kabupaten Tulungagung melalui Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Tulungagung memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia. Kegiatan ini bertempat di area Dam Kleben Desa Tiudan Kecamatan Gondang. Dalam kegiatan ini hadiri oleh sekitar 200 orang yang terdiri dari unsur FORKOPIMDA, BBWS Brantas, Perum Jasa Tirta, OPD terkait, FKH (Forum Komunitas Hijau), pelajar dan unsur masyarakat.
Kepala Dinas Lingkungan Hidup Drs. Santoso, M. Si menyampaikan laporannya bahwa maksud dan tujuan dilaksanakannya peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia yang bertema Restorasi Ekosistem atau “Ecosystem Restoration” melalui kegiatan bersih-bersih enceng gondok dan tabor benih ikan ini adalah :
- Untuk meningkatkan kesadaran seluruh elemen masyarakat termasuk dunia usaha dalam pemeliharaan dan penyelamatan lingkungan hidup termasuk dalam upaya memanfaatkan sumber daya alam yang ramah lingkungan dalam hal ini enceng gondok.
- Sebagai bentuk kampanye untuk menyampaikan keberhasilan upaya penyelamatan lingkungan hidup yang dilakukan Pemerintah, dunia usaha, Lembaga Swadaya Masyarakat dan masyrakat itu sendiri.


Selanjutnya Sambutan Bupati Tulungagung, Drs. Maryoto Birowo, M.M juga menyampaikan bahwa tanggal 5 Juni diperingati sebagai Hari Lingkungan Hidup Sedunia, yang diperingati oleh seluruh dunia dan tahun ini sesuai mandate PBB, puncak peringatannya dipusatkan di Pakistan. Hari Lingkungan Hidup Sedunia ditetapkan oleh PBB sejak tahun 1974. Dan tahun ini mengambil tema Restorasi Ekosistem. Majelis Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) telah mendeklarasikan tahun 2021-2030 sebagai Dekade PBB Restorasi Ekosistem (UN Decade on Ecosystem Restoration). Dengan peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia tahun ini, saatnya untuk dapat dilakukan penyesuaian berpikir dan bertindak, REIMAGINE-RECREATE-RESTORE. Inilah momen kita. Kita tidak bias mengembalikan waktu. Tapi kita bias menanam pohon, menhijaukan alam dan lingkungan, mengubah pola konsumsi, membersihkan sungai dan pantai, serta berbagai aktivitas positif lainnya dalam menjaga dan merwat lingkungan. Kita adalah generasi yang berdamai dengan alam.
Di akhir sambutannya melalui momentum Hari Lingkungan Hidup Sedunia ini, diharapkan dapat menambah semangat kita untuk senantiasa terus memperbaiki diri dalam berperilaku adil terhadap lingkungan. Lingkungan yang sehat membutuhkan dukungan dan keterlibatan para pemangku kepentingan, khususnya di tingkat local, sehingga masyarakat berdaya dalam mengatur dan mengelola lahan tempat mereka dengan lebih baik. Pemberdayaan masyarkat berkontribusi memajukan solusi local dan mendorong partisipasi aktif dalam restorasi ekosistem.

Acara dilanjutkan dengan Tebar benih ikan dan aksi bersih-bersih enceng gondok diikuti seluruh peserta.











