
Jum’at, (11/03/2022), bertempat di Dayang Seni Kepatihan mulai pukul 19.30 WIB. Pemerintah Kabupaten Tulungagung menghadiri Hari Ulang Tahun Paguyuban Wadya Wimbasara Kanjeng Kyai Upas ke 18 Tahun.

Hadir dalam acara ini Bupati Tulungagung Drs. Maryoto Birowo, MM, Ketua DPRD Kabupaten Tulungagung Marsono, S.Sos, Sekretaris Daerah Kabupaten Tulungagung Drs. Sukaji, M.Si, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Tulungagung Drs. Bambang Ernawan, M.Pd, Ketua Paguyuban Wadya Wimbasara Wakhid, Kasi Trantib Kelurahan Kepatihan Galih Risul Hatta, SH, serta Kepala Perangkat Daerah terkait, tamu undangan dan anggota Paguyuban Wadya Wimbasara.
Acara yang dibuka dengan penampilan seni reog kendang, juga ditandai dengan pemotongan tumpeng sebagai ungkapan rasa syukur atas Hari Ulang Tahun Paguyuban Wadya Wimbasara Kanjeng Kyai Upas ke 18 Tahun, serta pemberian bantuan sembako secara simbolis oleh Bupati Tulungagung Drs. Maryoto Birowo, MM kepada warga masyarakat sekitar yang kurang mampu.

Ketua Paguyuban Wadya Wimbasara Kanjeng Kyai Upas Wakhid dalam laporannya menyampaikan, kegiatan malam ini merupakan rangkaian dalam rangka memperingati hari ulang tahun Wimbasara ke-18, dan sekaligus melestarikan kebudayaan kesenian yang ada di Kabupaten Tulungagung.
Wakhid, sebagai Ketua Paguyuban Wadya Wimbasara juga menjelaskan bahwa paguyuban ini sudah mengabdi dan berperan aktif selama 18 tahun dalam Jamasan Kanjeng Kyai Upas, mulai dari persiapan hingga pelaksanaan selesai.

Sementara itu, Bupati Tulungagung Drs. Maryoto Birowo, MM dalam sambutannya menyampaikan ucapan selamat memperingati hari ulang tahun ke 18, serta turut mendoakan semoga Paguyuban Wadya Wimbasara akan semakin lebih lebih baik, kompak, dan selalu lebih ikhlas dalam pengabdianya serta bergotong royong dalam segala kegiatan, khususnya pada saat merawat maupun menjaga Pusaka Kanjeng Kyai upas, sehingga dapat membantu Pemerintah Daerah Kabupaten Tulungagung di dalam nguri – nguri kebudayaan yang berada di Kabupaten Tulungagung.
Lebih lanjut, Bupati Tulungagung berharap kedepannya Paguyuban Wadya Wimbasara ini lebih eksis dan ber-regenerasi yang nantinya tetap ada penerus di dalam Paguyuban ini guna merawat Pusaka Kanjeng Kyai Upas yang merupakan Pusaka Leluhur yang dimiliki Kabupaten Tulungagung ini.











