
Kamis (11/8/2022) digelar Rapat Pleno Hasil Verifikasi Lapangan (Verlap) Kabupaten Tulungagung Open Defecation Free (ODF) Tahun 2022 yang berlangsung mulai pukul 08.00 WIB di Victoria Ballroom, Crown Victoria Hotel Tulungagung.

Open Defecation Free (ODF) atau Stop Buang Air Besar (BAB) Sembarangan adalah suatu kondisi Ketika setiap individu dalam komunitas tidak BAB di sembarang tempat dan verifikasi ODF adalah suatu proses untuk memastikan status ODF suatu komunitas masyarakat di suatu wilayah yang menyatakan bahwa secara kolektif telah bebas dari perilaku BAB sembarangan.
Rapat Pleno ini dibuka oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Tulungagung, Drs. Sukaji, M.Si didampingi oleh Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Tulungagung, dr. Kasil Rokhmad, MMRS bersama Ketua Tim Verifikasi ODF Provinsi Jawa Timur, Hertanto, SKM., M.Kes.

Pleno diawali dengan paparan hasil verlap yang disampaikan oleh perwakilan Tim Verifikasi ODF, Ahmad, SKM., bahwa kondisi akses sanitasi Kabupaten Tulungagung per 29/7/2022 telah mencapai 100% dengan rincian akses jamban permanen 78,9%; jamban sehat semi permanen 14,42% dan akses menumpang/sharing sebesar 5,68%. Adapun lokasi sampling berdasarkan kategori:
A. Wilayah Perkotaan:
1. Kecamatan Tulungagung:
– Kelurahan Kepatihan; dan
– Kelurahan Bago
2. Kecamatan Kedungwaru:
– Desa Boro; dan
– Desa Mangunsari
B. Wilayah Aliran Sungai:
1. Kecamatan Pakel:
– Desa Gesikan; dan
– Desa Suwaluh
2. Kecamatan Campurdarat:
– Desa Tanggung; dan
– Desa Wates
C. Wilayah Pegunungan:
1. Kecamatan Pucanglaban:
– Desa Panggunguni; dan
– Desa Kaligentong
- Kecamatan Kalidawir:
– Desa Tanjung; dan
– Desa Pakisaji
dengan mengambil sampling sejumlah 25 rumah untuk masing-masing desa/kelurahan.

Usai paparan dilaksanakan penyerahan bantuan secara simbolis, berupa 2 buah kloset jongkok dari perwakilan dunia usaha kepada Desa Tanggung dan Desa Wates, dilanjutkan dengan penandatangan berita acara pleno oleh Tim Verifikasi ODF, kemudian diteruskan dengan penyampaian hasil verifikasi lapangan oleh Ketua Tim Verifikasi ODF Provinsi Jawa Timur, Hertanto, SKM., M.Kes. menyampaikan bahwa Kabupaten Tulungagung dinyatakan telah berstatus ODF, bahwa masyarakat di Kabupaten Tulungagung sudah terbebas dari perilaku BAB sembarangan.
Selanjutnya, setelah diumumkan deklarasi ODF, Ketua Tim Verifikasi ODF menyerahkan Sertifikat ODF kepada Bupati Tulungagung, Drs. Maryoto Birowo, MM.

Dalam sambutannya, Bupati menyampaikan terima kasih kepada Tim Verifikator ODF Provinsi Jawa Timur yang berkenan berkunjung di Kabupaten Tulungagung sekaligus melakukan evaluasi atas pencapaian pembangunan sanitasi sekaligus memberikan petunjuk dan arahan yang dapat memotivasi Pemerintah Kabupaten Tulungagung dalam melaksanakan program-program pembangunan dengan orientasi pada peningkatan derajat kesehatan masyarakat Kabupaten Tulungagung.
Selanjutnya diakui bahwa masalah sanitasi di Kabupaten Tulungagung masih menjadi perkara pelik yang tentunya berpengaruh terhadap Kesehatan masyarakat serta keseimbangan lingkungan, namun berkat kerja keras dan dukungan masyarakat serta stakeholder terkait, capaian atas pembangunan sanitasi untuk akses sanitas/jamban per 29/7/2022 telah mencapai 100% yang artinya bahwa sudah tidak ada masyarakat yang BAB sembarangan. Berkaitan dengan hal tersebut, Bupati menyampaikan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh pihak yang telah berpartisipasi secara nyata dan aktif baik melalui pembangunan jamban untuk masyarakat maupun dalam upaya mengubah perilaku masyarakat Tulungagung sehingga Kabupaten Tulungagung telah mencapai ODF atau 0% dalam perilaku BAB sembarangan.
Lebih lanjut Bupati berpesan bahwa tantangan besar Tulungagung saat ini tidak hanya dari sisi akses, namun lebih pada sisi kualitas untuk mendorong peningkatan sanitasi yang tidak hanya layak namun menuju pada sanitasi yang aman dan sehat. Disampaikan pula bahwa capaian untuk akses sanitasi yang layak masih sekitar 78,90% dari target sebesar 84,10%, sedangkan akses sanitasi aman masih tercapai 5,25% dari target sebesar 7,25%, hal ini menunjukkan bahwa masi perlu bekerja keras untuk menghasilkan percepatan dalam rangka mencapai target dimaksud.


Pada momen ini didorong oleh Tim Verifikator ODF Provinsi Jawa Timur, Bupati mengajak semua pihak, baik dari unsur pemerintah termasuk pemerintah desa, masyarakat, LSM, dunia usaha, akademisi, media yang merupakan pentahelix pembangunan untuk Bersama berupaya mewujudkan akses sanitasi layak dan aman bagi masyarakat Tulungagung.
Turut hadir pada acara ini, Ketua Komisi C, DPRD Kabupaten Tulungagung, Asrori; perwakilan Perangkat Daerah terkait; Forkopimcam; Kepala Desa/Lurah; Tokoh Agama; Tokoh Masyarakat; Unsur dunia usaha; Forum Kabupaten Sehat; Fatayat NU, Perwakilan TP-PKK Kabupaten Tulungagung; Unsur Media; Perwakilan Perum Jasa Tirta dan Pembangkit Jawa Bali, serta tokoh pemerhati kesehatan lainnya.











