SOFT LAUNCHING JCONNECT REMITTANCE BANK JATIM
DI KABUPATEN TULUNGAGUNG

Selasa,(26/07/2022), Bertempat di area GOR Lembu Peteng Tulungagung, PT. Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur,Tbk atau Bank Jatim menyelenggarakan acara Softlaunching JConnect Remittance Bank Jatim yang dimulai tepat pukul 09.00 WIB.

Hadir dalam acara ini, Bupati Tulungagung, Drs.Maryoto Birowo,MM, Wakil Bupati Tulungagung, Gatut Sunu Wibowo,SE, Sekretaris Daerah Kabupaten Tulungagung, Drs.Sukaji,M.Si, Perwakilan Disnakertrans Provinsi Jawa Timur dalam hal ini diwakili oleh Kepala UPT Badan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) Wilayah Tulungagung, Ponorogo dan Blitar, Purwanti Utami, S.Sos,M.Si serta beberapa Kepala OPD terkait atau yang mewakili di lingkup Pemerintah Kabupaten Tulungagung,

Jajaran Direksi dan Pimpinan Bank Jatim yang hadir diantaranya Komisaris Bank Jatim Dr.Ir.Heru Tjahjono,MM, Direktur Komersial dan Korporasi, Edi Masrianto, Direktur IT dan Operasional,Tony Prasetyo, Pimpinan Bank Jatim Kantor Cabang Tulungagung Murjoko Teguh Hariyanto serta Pimpinan Bank Jatim Kantor Cabang Ponorogo dan Kantor Cabang Blitar. Turut hadir pula ratusan Calon Pekerja Migran Indonesia dari Kabupaten Tulungagung, Kabupaten Ponorogo dan Kabupaten Blitar yang menyaksikan Softlauncing Jconnect Remittance ini.

Perlu untuk diketahui program Softlaunching JConnect Remittance ini meliputi wilayah cabang Bank Jatim yang ada di Tulungagung, Ponorogo dan Blitar yang acaranya dipusatkan di Tulungagung.

Dalam sambutannya, Direktur Komersial dan Korporasi Bank Jatim, Edi Masrianto mengatakan bahwa JConnect Remittance adalah layanan perbankan dari Bank Jatim untuk mengirim uang dalam bentuk valuta asing dari luar negeri maupun sebaliknya. Kemudahan ini terutama diberikan kepada Pekerja Migran Indonesia (PMI) yang ada di luar negeri yang hendak mengirim uang kepada keluarganya yang ada di Indonesia. Disampaikan pula bahwa program ini merupakan bentuk kolaborasi antara Pemerintah Daerah dan Bank Jatim dalam take dan care masyarakatnya. Beliau juga berharap dengan adanya kemudahan layanan pengiriman uang ini dapat membantu mewujudkan niat mulia para migran worker untuk mensejahterakan dan mengangkat ekonomi keluarganya. Lebih jauh disampaikan untuk sementara layanan JConnect Remittance ini baru mencakup negara Malaysia, namun kedepannya akan terus dikembangkan ke negara lain seperti Hongkong,Taiwan, Korea, Jepang, Singapura bahkan sampai di negara middle east seperti arab saudi dan mesir. Tentu saja layanan ini hanya bisa dinikmati oleh migrant worker yang legal. Beliau mewanti-wanti kepada pekerja migran yang saat itu hadir untuk menjadi migran worker yang legal sehingga dapat membanggakan keluarga dan daerahnya.

Sementara itu, Bupati Tulungagung Drs.Maryoto Birowo,MM dalam sambutannya menyampaikan bahwa Kabupaten Tulungagung merupakan salah satu sending Pekerja Migran Indonesia (PMI). Data yang diperoleh dari BP2MI jumlah PMI Kabupaten Tulungagung sebelum adanya pandemi covid19 tercatat lebih dari 6000 orang tiap tahunnya. Hal ini menunjukkan bahwa bekerja di luar negeri masih menjadi pilihan masyarakat Tulungagung. Sebagai informasi pada tahun 2022 ini sampai dengan bulan juli jumlah PMI kita sebanyak 1.851 orang yang tersebar di berbagai negara. Hal ini merupakan potensi besar yang harus kita optimalkan dalam mengurangi pengganguran dan meningkatkan ekonomi daerah. PMI telah membangun ekonomi desa sebelum ada program Dana Desa (DD). Desa yang merupakan kantong PMI pasti lebih maju dibandingkan dengan desa lain.

Lebih lanjut, Bupati Tulungagung juga menyampaikan Pemerintah Daerah melalui Disnakertrans telah mengupayakan secara maksimal perlindungan terhadap PMI mulai sebelum berangkat sampai pulang ke rumah. Salah satu upaya tersebut dengan diterbitkannya Perda nomor 12 tahun 2019 tentang Pelayanan Penempatan dan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia ke luar negeri yang juga merupakan pertama kalinya secara nasional. Hal ini merupakan bentuk kepedulian dan keseriusan Pemerintah Kabupaten Tulungagung terhadap jasa pahlawan devisa. Perlu diketahui  devisa yang telah dimasukkan oleh PMI di Kabupaten Tulungagung tidak kurang dari 2 trilyun rupiah tiap tahun melalui berbagai bank yang ada. Remitansi yang besar ini tentu saja akan bermanfaat untuk meningkatkan ekonomi keluarga PMI, membangun desa khusus di kantong-kantong PMI, sektor UMKM berkembang pesat dan perputaran uang yang tinggi akan meningkatkan perekonomian di Kabupaten Tulungagung.

Di akhir sambutannya, atas nama Pemerintah Kabupaten Tulungagung beliau menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada Bank Jatim atas peluncuran program JConnect Remittance ini dan berharap akan diikuti oleh bank-bank lain yang ada di Kabupaten Tulungagung.

Di sela-sela acara Softlaunching JConnect Remittance Bank Jatim kali ini juga ditandai dengan penyerahan secara simbolis penghargaan, tabungan dan QRIS kepada mitra binaan Bank Jatim baik untuk mitra binaan KUR Kecil, Jatim mikro dan Jatim retail yang masing-masing diberikan oleh Komisaris Bank Jatim, Dr.Ir.Heru Tjahjono,MM, Bupati Tulungagung, Drs.Maryoto Birowo,MM, Direktur Komersial dan Korporasi Bank Jatim, Edi Masrianto dan Pimpinan Bank Jatim cabang Tulungagung Murjoko Teguh Hariyanto. Selain itu juga diserahkan tali asih berupa bea siswa kepada keluarga Pekerja Migran Indonesia untuk melanjutkan sekolah di jenjang Perguruan Tinggi oleh Komisaris Bank Jatim.

Rangkaian Acara Softlaunching JConnect Remittance Bank Jatim  juga dimeriahkan penampilan tari tradisional, musik band, bazaar produk unggulan UMKM mitra binaan Bank Jatim serta pameran produk oleh perusahaan swasta.

error: Content is protected !!