Rabu, (6/8/2025) — Polres Tulungagung memperkenalkan Sentra Pengolahan Pangan Gizi (SPPG) melalui kegiatan video conference (vidcon) yang terhubung secara langsung dengan Irwasum Polri beserta pejabat utama Mabes Polri. Acara ini turut dihadiri secara langsung oleh Bupati Tulungagung H. Gatut Sunu Wibowo, S.E, M.E, Wakil Bupati Tulungagung Ahmad Baharudin, S.M, Kapolres Tulungagung AKBP Muhammad Taat Resdi serta jajaran Forkopimda Tulungagung lainnya, serta para tokoh masyarakat dan pemangku kepentingan.
Hadir secara luring di Tulungagung antara lain Ketua MUI, Ketua PCNU, Ketua Muhammadiyah, 11 Kepala SPPG yang telah beroperasi, 23 Kepala Sekolah penerima manfaat SPPG, serta masyarakat sekitar.

Dalam laporannya, Polres Tulungagung menyampaikan bahwa SPPG berdiri di atas lahan seluas 3.114 m², dengan luas bangunan 400 m², dan akan diawaki oleh 49 relawan dari berbagai unsur seperti Bhayangkari, istri PNS Polri, keluarga Polri, serta masyarakat. Fasilitas ini dibangun sesuai standar dan spesifikasi teknis yang ditetapkan oleh Badan Gizi Nasional (BGN), mulai dari struktur bangunan, peralatan, hingga SDM-nya.
SPPG Polres Tulungagung ditargetkan dapat memproduksi hingga 3.857 porsi makanan setiap harinya. Lebih dari sekadar pemenuhan kebutuhan gizi, keberadaan SPPG juga diharapkan membawa dampak ekonomi melalui kerja sama dengan Koperasi Desa Merah Putih, BUMDes, dan Primkoppol sebagai pemasok bahan baku utama.

Inisiatif ini sejalan dengan arahan Presiden RI Prabowo Subianto untuk menjadikan program pangan tidak hanya sebagai solusi atas isu gizi dan kesehatan, tetapi juga sebagai sarana pemberdayaan ekonomi lokal. Polres Tulungagung berharap, SPPG dapat menjadi contoh model pelayanan pangan yang berkelanjutan dan bermanfaat luas bagi masyarakat, bangsa, dan negara.











