TULUNGAGUNG – Dalam upaya mengoptimalkan pengelolaan media informasi publik dan penguatan komunikasi dua arah dengan masyarakat, Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Tulungagung melaksanakan kunjungan studi referensi ke Diskominfo Kabupaten Trenggalek pada, Rabu, (24/12/2025).
Kunjungan ini bertujuan untuk membedah strategi diseminasi informasi, pengelolaan media sosial, serta pemanfaatan kanal komunikasi kreatif yang telah berhasil diterapkan di Kabupaten Trenggalek.
Rombongan dari Diskominfo Tulungagung disambut hangat oleh jajaran pimpinan Diskominfo Trenggalek di Ruang Angkringan Komunikasi Publik. Beberapa poin utama yang menjadi topik pembahasan meliputi :
- Manajemen Konten Kreatif: Bagaimana mengemas informasi birokrasi yang kaku menjadi konten yang menarik dan relevan bagi generasi muda di media sosial.
- Sinergi dengan Media Massa: Pola kemitraan strategis antara pemerintah daerah dengan jurnalis dan media lokal.
- Pengelolaan Pengaduan Publik: Integrasi kanal pengaduan agar respons terhadap keluhan masyarakat bisa dilakukan secara cepat dan tepat sasaran.
Kepala Bidang Komunikasi Informasi Diskominfo Tulungagung, Ardy Kurniawan, SE., MM., menyampaikan bahwa pemilihan Trenggalek sebagai lokus studi referensi didasari oleh perkembangan pesat Trenggalek dalam membangun citra daerah melalui media digital.
“Kami melihat Trenggalek memiliki karakteristik audiens yang mirip dengan Tulungagung, namun mereka memiliki pendekatan visual dan gaya bahasa yang sangat luwes di media publik. Hal inilah yang ingin kami adaptasi dan modifikasi untuk diterapkan di Tulungagung,” ujarnya.

Di sisi lain, pihak Diskominfo Trenggalek, melalui Plt. Kepala Diskominfo, Arief Setiawan, SE., M.Si memaparkan pentingnya peran Data Driven Journalism dalam rilis pemerintah, di mana setiap informasi yang dibagikan harus berbasis data yang akurat agar tidak menimbulkan disinformasi di tengah masyarakat.
Kegiatan ini diakhiri dengan sesi diskusi panel dalam suasana keakraban, yang mana melalui studi referensi ini, diharapkan kedua kabupaten dapat terus bersinergi dalam memajukan keterbukaan informasi publik di wilayah Mataraman.
Dengan adanya evaluasi dan studi referensi ini, Diskominfo Tulungagung berkomitmen untuk segera mengimplementasikan beberapa inovasi baru guna memastikan masyarakat Tulungagung mendapatkan akses informasi yang lebih cepat, akurat, dan edukatif.











