UPACARA HARI PENDIDIKAN NASIONAL, HARI OTODA KE-28 DAN HARI KARTINI

Kamis, (2/5/2024), Pemerintah Kabupaten Tulungagung menggelar Upacara Hari Pendidikan Nasional, Hari Otonomi Daerah ke-28, dan Hari Kartini Tahun 2024, yang bertempat di Halaman Pemkab. Tulungagung mulai pukul 08.00 WIB.

Bertindak selaku Inspektur Upacara Pj. Bupati Tulungagung DR. Ir. Heru Suseno, MT, yang dihadiri oleh Jajaran Forkopimda Tulungagung, Kepala OPD lingkup Tulungagung serta tamu undangan lainnya, dimana diikuti oleh beberapa anggota TNI Polri, Pramuka, Pelajar, serta para ASN dan Stakeholder terkait. pasukan upacara

Selanjutnya, Pj. Bupati Tulungagung DR. Ir. Heru Suseno, MT dalam amanatnya menyampaikan bahwa, tema Hari Pendidikan Nasional tahun 2024 ini adalah “Bergerak Bersama Lanjutkan Merdeka Belajar”.

Dengan semangat “bergerak bersama lanjutkan merdeka belajar”, selama lima tahun kita galakkan gerakan merdeka belajar, yang membuat kita semakin sadar tentang tantangan dan kesempatan yang kita miliki untuk memajukan pendidikan di Indonesia, semakin dekat dengan cita-cita luhur Ki Hadjar Dewantara, yaitu pendidikan yang menuntut bakat, minat dan potensi peserta didik agar mampu mencapai keselamatan dan kebahagiaan yang setinggi-tingginya sebagai seorang manusia dan sebagai anggota masyarakat.

Anak-anak kita sekarang bisa belajar dengan lebih tenang karena aktivitas pembelajaran mereka dinilai secara lebih holistik oleh gurunya sendiri. Para kepala sekolah dan kepala daerah yang dulu kesulitan memonitor kualitas pendidikannya sekarang dapat menggunakan data asesmen nasional di platform rapor pendidikan untuk melakukan perbaikan kualitas layanan pendidikan.

Para guru sekarang berlomba-lomba untuk berbagi dan berkarya dengan hadirya platform merdeka mengajar. selain itu, guru-guru yang dulunya diikat berbagai aturan yang kaku sekarang lebih bebas berinovasi di kelas dengan hadirnya kurikulum merdeka.

Sejalan dengan kurikulum merdeka yang menekankan pembelajaran mendalam untuk mengembangkan karakter dan kompetensi. seleksi masuk perguruan tinggi negeri pun sekarang fokus pada mengukur kemampuan literasi dan bernalar.

Hari pendidikan nasional tahun ini adalah waktu yang tepat bagi kita semua untuk merefleksikan kembali setiap tantangan yang sudah dihadapi, juga setiap jengkal langkah berani yang sudah diambil. Dengan merefleksikan hal-hal yang telah kita lakukan sepanjang tiga tahun terakhir, kita dapat merancang arah perjalanan kita kedepan guna memastikan keberlangsungan dan keberlanjutan gerakan merdeka belajar.

Kemudian, Pj. Bupati Heru Suseni pun menyebut bahwa pada kesempatan ini juga digelar upacara Hari Otonomi Daerah ke-28 dan Hari Kartini, dimana tentang pentingnya peringatan Hari Otonomi Daerah dan Hari Kartini.

Pj. Bupati Tulungagung menjelaskan, R.A. Kartini merupakan tokoh inspiratif yang telah meninggalkan warisan yang tak ternilai bagi bangsa ini, dimana perjuangan Kartini saat ini dimaknai dengan pembangunan yang responsif Gender (kesetaraan perempuan dan laki-laki). Kabupaten Tulungagung dalam pembangunan gender mempunyai komitmen yang tinggi terutama dalam upaya peningkatan kualitas hidup perempuan, pencapaian indeks pengarusutamaan gender (IPG) Kabupaten Tulungagung meningkat dari tahun 2022 sebesar 69,66 menjadi 72,92 pada tahun 2023, bahkan Kabupaten Tulungagung telah memperoleh penghargaan Anugerah Parahita Eka Praya (APE) selama 8 tahun berturut-turut.

Pj. Bupati Heru Suseno juga mengungkapkan, bahwa peringatan Hari Otonomi Daerah ke-28 Tahun 2024 dengan mengusung tema “Otonomi Daerah Berkelanjutan Menuju Ekonomi Hijau dan Lingkungan Sehat”, yang berarti memperkokoh komitmen, tanggung jawab dan kesadaran seluruh jajaran oemerintah daerah akan amanah serta tugas untuk membangun keberlanjutan dalam pengelolaan sumber daya alam dan lingkungan hidup di tingkat lokal serta mempromosikan ekonomi yang ramah lingkungan untuk menciptakan masa depan emas bagi generasi mendatang.

Di akhir rangkaian acara, dilanjutkan dengan penyerahan penghargaan lomba dan kepada Guru dan Sekolah yang berprestasi, serta santunan jaminan kematian bagi peserta penerima upah tenaga pendidik Non PNS SD oleh Pj. Bupati Tulungagung DR. Ir. Heru Suseno, MT.

error: Content is protected !!