HAUL KYAI AGENG KHASAN MIMBAR DAN HAUL JAM’UL JAWAMI

Rabu, (29/6/2022) Pemerintah Kabupaten Tulungagung bersama Bupati Tulungagung Drs. Maryoto Birowo, MM, Wakil Bupati Tulungagung Gatut Sunu Wibowo, SE, Jajaran Forkopimda Kabupaten Tulungagung, Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Tulungagung Drs. Bambang Ernawan, M.Pd, Jajaran Forkopimcam Kecamatan Kedungwaru, serta Kepala Perangkat Daerah terkait menghadiri acara Haul Kyai Ageng Khasan Mimbar dan Haul Jam’ul Jawami, bertempat di Bumi Kasepuhan Perdikan Majan Desa Majan Kecamatan Kedungwaru Tulungagung, mulai pukul 20.30 WIB.

Kegiatan yang diisi dengan gebyar Sholawat JSN MUSTAGHISTU AL MUGHIST dan Penganugerahan Gelar Adat Kasepuhan Perdikan Majan ini turut dihadiri Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Indonesia (Menparekraf) Dr. Sandiaga Salahuddin Uno, B.BA., M.BA. Tampak hadir Ketua Kasepuhan Sentono Dalem Perdikan Majan, Raden Mohammad Ali Sodik.

Ketua Kasepuhan Sentono Dalem Perdikan Majan, Raden Mohammad Ali Sodik dalam penjelasannya mengungkapkan, Haul Kyai Ageng Khasan Mimbar dan Haul Jam’ul Jawami jatuh pada bulan Sela pertanggalan Jawa. Tahun ini diperkirakan haul yang ke-245. Tema yang diambil tahun ini yaitu Seni, Wisata, Religi, Budaya, dan Ekonomi Kreatif.

Ketua Kasepuhan Sentono Dalem Perdikan Majan, Raden Mohammad Ali Sodik menambahkan, Haul Kyai Ageng Khasan Mimbar dan Haul Jam’ul Jawami yang dilaksanakan merupakan sebuah bentuk penguatan sejarah berdirinya tanah adat Perdikan Majan. Nilai-nilai religi, kebudayaan, sejarah, adat istiadat bangsa harus terus dijaga sebagai upaya untuk penguatan bangsa. Karena itu, kegiatan yang dilakukan juga dimeriahkan dengan puluhan stan bazar. Rangkaian acaranya, terdapat pembacaan sejarah singkat dari Raden Khasan Mimbar, penganugerahan gelar adat kepada Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Indonesia Dr. Sandiaga Salahudin Uno, B.BA., M.BA.

Penganugerahan gelar adat Kasepuhan Perdikan Majan Kepada Sandiaga Salahuddin Uno yang mendapat gelar adat Dimas Raden Notonegoro berdasarkan SK No. 98/ I./0504/2022 tentang pengukuhan keluarga kehormatan Sentono Dalem Kasepuhan Perdikan Majan dan kepada nama tersebut diberi prioritas untuk mengikuti dan memakai atribut Sentono Dalem Kasepuhan Perdikan Majan.

Sementara itu, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Indonesia (Menparekraf) Dr. Sandiaga Salahuddin Uno, B.BA., M.BA, dalam sambutannya, mengucapkan terima kasih atas gelar adat yang diberikan kepada beliau, merupakan amanah dan tentunya membawa pesan dan harapan serta tanggung jawab untuk selalu mengangkat derajat masyarakat dan memajukan kesejahteraan masyarakat pada umumnya.

Selanjutnya, pada kesempatan ini, Bupati Tulungagung Drs. Maryoto Birowo, MM dalam sambutannya, menyambut gembira dan merasa bangga atas terselanggaranya acara ini yang telah rutin dilaksanakan sebagai bentuk penguatan sejarah berdirinya tanah adat perdikan Majan dan penerapan nilai – nilai religi, kebudayaan dengan tujuan untuk penguatan bangsa pemahaman pentingnya memelihara dan menjaga budaya dan sejarah.

Bupati Tulungagung melanjutkan, semangat yang didasari dengan nilai-nilai luhur disertai doa kepada leluhur merupakan kegiatan yang baik dan patut diapresiasi. Itu karena pesan-pesan moral yang bisa digali, sebagai warisan sejarah sekaligus pentingnya menjaga adiluhung.

Tak lupa, Bupati Tulungagung Drs. Maryoto Birowo, MM menyampaikan selamat kepada Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Indonesia Dr. Sandiaga Salahudin Uno, B.BA., M.BA, atas penganugerahan gelar adat yang telah diterima. Diharapkan, gelar adat yang diterima akan menjadi amanah dan dapat mempererat rasa kesatuan di negara ini.

Gelar adat yang diberikan adalah Dimas Raden Notonegoro atau kurang lebih memiliki arti sebagai saudara yang diharapkan bisa untuk menata negara. Gelar adat yang diberikan merupakan suatu bentuk melestarikan adat budaya yang dimiliki. Karena menurutnya, saat ini keberadaan budaya tersebut mulai tertindas oleh keadaan zaman sehingga harus dilestarikan.

error: Content is protected !!