
Program Komunitas Isi Piringku Edukasi Kesehatan, Gizi dan Pola Asuh Jawa Timur tahun 2022 merupakan inisiasi dari Danone Indonesia bermitra dengan LSM Spektra dan Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Provinsi Jawa Timur yang bertujuan meningkatkan pemahaman Kader PKK dan Komunitas para ibu tentang Kesehatan, gizi dan pola asuh sebagai salah satu bagian program dari Gerakan Cegah Stunting di berbagai wilayah di Indonesia, sebagaimana misi Danone Indonesia “One Planet One Health” yang berkomitmen membawa kesehatan melalui produk makanan dan minuman sehat ke sebanyak mungkin orang. Untuk Pilot Project Program Komunitas Isi Piringku di Jawa Timur, mencakup Kota Pasuruan, Kabupaten Tulungagung, Kabupaten Blitar dan Kabupaten Magetan yang peluncurannya dilaksanakan pada hari Rabu (10/8/2022) mulai pukul 09.00 di Gedung Gradika Kota Pasuruan dan diikuti secara virtual oleh Kabupaten Tulungagung, Kabupaten Blitar dan Kabupaten Magetan.

Diawali laporan Direktur Spektra, Roni Syaroni, selaku panitia, menyampaikan bahwa sasaran Program Komunitas Isi Piringku adalah para Ibu Kader PKK, Kader posyandu dan Satuan Paud Sejenis (SPS) di lokasi program untuk memberikan edukasi kepada anak-anak di keluarga masing-masing. Peran Kader Posyandu sangat penting sebagai agen dalam rangka membangun anak-anak menjadi generasi yang berkualitas. “Program ini harus didukung secara bersama-sama karena Stunting adalah masalah bersama dan yang harus mengatasi adalah kita semuanya.” Acara peluncuran ini diikuti oleh 650 orang yang dilaksanakan secara tatap muka di Kota Pasuruan dan lainnya melalui virtual.
Danone yang berpusat di Perancis telah tumbuh dan berkembang bersama di Indonesia sejak tahun 1973 dengan mengeluarkan produk-produk untuk Indonesia menjadi lebih sehat. Terdapat 24 Pabrik yang tersebar di Indonesia dengan menyerap 15.000 tenaga kerja dan bekerjasama dengan UMKM di Indonesia untuk memasarkan produknya. Indonesia masih menghadapi masalah nutrisi dan Kesehatan salah satunya adalah Stunting, dari masalah ini Danone Indonesia tergerak menjadi salah satu bagian dari solusi untuk membantu Pemerintah Indonesia menurunkan angka Stunting menjadi 14% di tahun 2024. Selain mengeluarkan produk minuman dan nutrisi, sebagai salah satu upaya memutus mata rantai Stunting, Danone Indonesia memberikan program edukasi secara menyeluruh tentang gizi yang sehat untuk membentuk anak Indonesia tumbuh sehat dengan mengadopsi dan memperluas “Isi Piringku” yang digagas oleh Kementerian Kesehatan. Program ini telah dilaksanakan Danone Indonesia mulai 2017-2022 yang tersebar di 27 Kabupaten/Kota di 9 Provinsi, semoga nantinya akan terus dikembangkan di wilayah lainnya. Keberhasilan Program ini hanya berhasil jika adanya komitmen Bersama multi pihak baik pemerintah, akademisi, sektor swasta, LSM, media, komunitas dan masyarakat, ujar Direktur Sustainable Development Danone Indonesia, Karyanto Wibowo dalam sambutannya.

Ketua TP-PKK Provinsi Jawa Timur, Ny. Arumi Bachsin Emil Dardak dalam sambutanya menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Danone Indonesia dan Spektra atas peran sertanya dan berharap 34 Kabupaten/Kota lainnya dapat mengikuti program ini ke depannya.
Stunting dapat ditangani dengan kemajuan teknologi dan ilmu pengetahuan melalui intervensi gizi yang masif. Selain faktor kemiskinan, faktor ketidaktahuan keluarga utamanya pasangan selaku orang tua juga besar kontribusinya terhadap terjadinya Stunting. Prevalensi Stunting di Jawa Timur tahun 2021 sebesar 23, 5% masih dibawah nasional 24, 4%, namun demikian semua harus sama-sama berusaha untuk mencapai target nasional untuk menurunkan angka Stunting sebesar 14% pada tahun 2024.
Selanjutnya Ny. Arumi menyampaikan bahwa strategi PKK dalam upaya penurunan Stunting melalui prioritas program diantaranya:
1 Pola asuh remaja di era digital (Paredi) dengan prioritas intervensi pencegahan perkawinan anak untuk mencegah kelahiran balita Stunting;
2 Gerakan Keluarga Indonesia meningkatkan kualitas pendidikan dan pengelolaan ekonomi guna meningkatkan keluarga sejahtera sehingga dapat meminimalkan Stunting;
3 Amalkan dan Kukuhkan Halaman Teratur, Asri, Indah dan Nyaman (AKU HATINYA PKK) melalui pemanfaatan pekarangan untuk tanaman pangan, ternak dan kolam agar dapat menyediakan bahan pangan yang beragam, bergizi, seimbang dan aman (B2SA).
B2SA perlu ditekankan dimana pangan yang beragam dan bergizi yang artinya terdapat lebih dari satu macam jenis makanan dalam piring dalam satu kali makan sehingga memenuhi komponen gizi secara lengkap mengandung karbohidrat, protein, lemak, vitamin dan mineral serta aman dari cemaran fisik, kimia maupun mikrobiologi.
Diakhir sambutan, Ny. Arumi menitipkan agar Program ini dijalankan dengan baik di lokasi Pilot Project semoga nantinya dapat menjadi gerakan yang masif diseluruh wilayah Jawa Timur.

Usai sambutan, Peluncuran Program Komunitas Isi Piringku ditandai dengan penyerahan secara simbolis Perangkat Isi Piringku kepada Ketua TP-PKK Provinsi Jawa Timur oleh Direktur Sustainable Development Danone Indonesia dilanjutkan dengan paparan penjelasan konsep Isi Piringku oleh Prof. Dr. Ir. Sri Anna Marliyati, M.Si.
Untuk diketahui bahwa “Isi Piringku” merupakan kampanye dari Kementerian Kesehatan yang menyempurnakan slogan “4 Sehat 5 Sempurna”, yang dalam ilmu gizi tidak cukup untuk mengakomodir perkembangan ilmu yang baru, karena “4 Sehat 5 Sempurna” tanpa keseimbangan itu belum cukup. Secara umum, “Isi Piringku” menggambarkan porsi makan yang dikonsumsi dalam satu piring yang terdiri dari 50 persen buah dan sayur, dan 50 persen sisanya terdiri dari karbohidrat dan protein.
Kampanye “Isi Piringku” juga menekankan untuk membatasi gula, garam, dan lemak dalam konsumsi sehari-hari. Dalam perkembangan ilmu gizi yang baru, pedoman “4 Sehat 5 Sempurna” berubah menjadi pedoman gizi seimbang. “Isi Piringku” merupakan pola makan gizi seimbang, dengan minum air putih yang cukup ditambah dengan aktivitas fisik minimal 30 menit per hari, serta mengukur tinggi dan berat badan yang sesuai untuk mengetahui kondisi tubuh dan tidak lupa untuk selalu mencuci tangan dengan air dan sabun sebelum makan.

Dalam paparan secara virtual dari ruang pertemuan PKK Kabupaten Tulungagung, Ny. Siyuk Rihayati Maryoto Birowo selaku Ketua TP-PKK Kabupaten Tulungagung menyampaikan kepada Ketua TP-PKK Provinsi Jawa Timur, bahwa edukasi “Isi Piringku” yang sudah dilakukan di kabupaten tulungagung diantaranya :
1 Memberikan materi penyuluhan isi piringku di meja 4 posyandu balita dengan media penyuluhan menggunakan lembar balik / flip chart, dilakukan oleh kader posyandu;
2 Inovasi “Diskon Pagi” (Diskusi dan Komunikasi Online Penanggulangan Gizi) adalah sebuah whatsapp grup yang mendiskusikan khususnya pencegahan dan penanganan masalah gizi serta masalah kesehatan balita lainnya. beranggotakan ibu balita, ibu hamil, kader posyandu serta petugas kesehatan puskesmas (dokter, bidan, perawat, petugas gizi, sanitarian, promkes) sebagai narasumber;
3 Pendampingan Pemberian ASI Eksklusif dan MP-ASI, kegiatan pendampingan yang dilakukan oleh kader, 1 kader mendampingi 1 ibu hamil/menyusui, kader berkoordinasi dan didampingi oleh konselor ASi dan Bidan, dimana selama kegiatan pendampingan mempunyai tugas khusus terhadap ibu hamil/menyusui, keluarga dan lingkungannya. Sasaran pendampingan adalah ibu hamil trimester III, yang didampingi selama 6 kontak. kontak pertama menjelang persalinan, kontak kedua segera setelah kelahiran, kontak ketiga sampai kelima untuk penguatan pemberian asi eksklusif dan kontak keenam untuk memastikan menyusui eksklusif sampai 6 bulan dan dilanjutkan sampai 2 tahun, dan edukasi MP-ASI serta menyampaikan materi “Isi Piringku”;
4 Paguyupan ibu balita stunting di wilayah desa Macanbang Kecamatan Gondang adalah pertemuan satu minggu sekali ibu balita stunting, dengan kegiatan saling bercerita perkembangan pola makan, perkembangan berat badan dan tinggi badan balitanya, berbagi tips dan trik seputar pola asuh serta pemberian makanan bayi dan anak, salah satunya konsep “Isi Piringku” yang didiskusikan sebagai hal yang harus dipraktekkan;
5 Kelas ibu hamil adalah kelompok belajar bagi para calon ibu tentang kesehatan bagi ibu hamil secara keseluruhan, tujuannya untuk mengedukasi ibu hamil agar dapat menjalani proses kehamilan dan persalinan lancar, serta melalui fase awal kehidupan bayi dengan bekal pengetahuan dasar. Materi pada kelas ibu hamil disampaikan oleh bidan atau tenaga kesehatan. ada juga sharing ibu hamil yang menjadi peserta kelas ibu tersebut, sehingga kegiatan ini sekaligus dapat dijadikan sebagai ajang sosialisasi bagi ibu hamil termasuk sosialisasi “Isi Piringku”. materi pada kelas ibu hamil disampaikan oleh bidan atau tenaga Kesehatan, ada juga sharing ibu hamil yang menjadi peserta kelas ibu tersebut, sehingga kegiatan ini sekaligus dapat dijadikan sebagai ajang sosialisasi bagi ibu hamil termasuk sosialisasi “Isi Piringku;
6 Kelas ibu balita adalah para ibu yang mempunyai anak 0-5 tahun secara Bersama-sama berdiskusi, tukar pendapat, tukar pengalaman akan pemenuhan pelayanan Kesehatan, gizi dan stimulasi pertumbuhan dan perkembangan balita, dibimbing oleh fasilitator dengan menggunakan buku KIA.

Pada acara ini juga dimeriahkan dengan tampilan Senam AMIR (Ayo Minum Air) yang dibawakan dengan penuh semangat oleh Satuan Paud Sejenis (SPS) Permata Hati Pasuruan. Ada pula performance yel-yel kader Komunitas Isi Piringku dari masing-masing Kabupaten/kota Pilot Project, serta demo masak menu “Isi Piringku” oleh kader PKK Kota Pasuruan yang dipandu oleh Ketua TP-PKK Kota Pasuruan, Dra. Hj. Fatma Saifullah Yusuf.
Turut hadir pada acara ini secara virtual, Ketua TP-PKK Kabupaten Blitar, Ny. Venina Rahmat Santoso, Ketua TP-PKK Kabupaten Magetan, Hj. Titik Sudarti Suprawoto, S.Pd., M.Pd., Ketua Bidang TP-PKK Kabupaten Tulungagung, Ny. Endang Gatut Sunu Wibowo, Ny. Novi Marsono, Ny. Yuni Sukaji, Ny. Suprapti Eko Sugiono, Unsur Staf Ahli TP-PKK Kabupaten Tulungagung, Ketua TP-PKK Kecamatan Kauman dan Boyolangu, beserta Kader PKK dan Posyandu Kecamatan Kauman dan Boyolangu.











