PENINJAUAN BENCANA TANAH LONGSOR DI KECAMATAN PAGERWOJO

Selasa (15/11/2022), Hujan deras yang mengguyur wilayah Tulungagung kembali mengakibatkan bencana tanah longsor di wilayah Desa Pagerwojo Kecamatan Pagerwojo tepatnya di Dusun Kebonsari RT 05 RW 01 pada hari Senin (14/11/2022) sore sekitar pukul 16.00 WIB.

Bencana tanah longsor ini menimpa rumah warga setempat atas nama Kaniman dan mengakibatkan 5 (lima) orang mengalami luka-luka yang dirawat di Puskesmas Pagerwojo dan 1 (satu) orang dirawat di RSUD dr. Iskak Tulungagung yang mengalami luka berat (patah tulang kaki) karena sempat terjebak di reruntuhan bangunan namun akhirnya berhasil dievakuasi oleh petugas. Untuk 1 orang yang dirawat di RSUD dr. Iskak akan dirujuk ke RSUD Saiful Anwar Malang.

Berkenaan dengan kejadian kemarin itu, maka pada hari ini (Selasa, 15/11/2022) Bupati Tulungagung Drs. Maryoto Birowo, MM bersama Forkopimda Tulungagung, Kepala dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Tulungagung Dwi Hari Subagyo, S.STP, MM, Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Kabupaten Tulungagung Anang Pratistianto, ST, MM, Kepala Dinas Sosial Kabupaten Tulungagung Drs. Suyanto, MM, Kalaksa BPBD Kabupaten Tulungagung Robinson P. Nadeak, SH, MH, dan Kepala Dinas Perhubungan Galih Nusantoro, S.STP, MM.

Adapun tempat yang dikunjungi pertama kali yaitu di Puskesmas Pagerwojo untuk menjenguk korban tanah longsor sekaligus memberikan santunan dan bantuan sembako dan selimut kepada korban tanah longsor.

Selanjutnya rombongan menuju tempat kejadian bencana tanah longsor di Desa Pagerwojo Kecamatan Pagerwojo untuk ditinjau.

Dalam keterangannya Bupati Tulungagung Drs. Maryoto Birowo, MM menyampaikan bahwa dalam menangani kejadian ini pertama kali yang dilakukan adalah korban jiwa dahulu untuk dirawat dan disembuhkan, sedangkan untuk biaya perawatan ditanggung oleh Pemerintah Kabupaten Tulungagung.

Yang kedua yaitu mengkaji ulang untuk di relokasi ketempat yang lebih aman atau di bangun kembali. Karena lokasi kejadian ada di bawah tebing yang sangat berbahaya terjadi longsor susulan.

error: Content is protected !!