APEL SINERGITAS TIGA PILAR DENGAN PAGUYUBAN PENCAK SILAT

Sabtu (24/12/2022), Menjelang Natal 2022 dan Tahun Baru 2023, Tiga Pilar yaitu dari Pemerintah Kabupaten Tulungagung, Polres Tulungagung dan Kodim 0807 Tulungagung menyelenggarakan kegiatan Apel Sinergitas Tiga Pilar dengan Paguyuban Pencak Silat dalam rangka pengamanan Natal tahun 2022 dan Tahun Baru 2023. Apel dilaksanakan di Halaman Kantor Bupati Tulungagung Jl. A. Yani Timur Nomor 37 Tulungagung mulai pukul 16.00 WIB.

Apel ini diikuti oleh pasukan dari Kodim 0807 Tulungagung, Polres Tulungagung, Satpol PP Kabupaten Tulungagung, Dinas Perhubungan Kabupaten Tulungagung, dan perguruan pencak silat yang ada di kabupaten Tulungagung.

Apel dipimpin oleh Kapolres Tulungagung AKBP. Eko Hartanto, SIK, MH yang didampingi oleh Bupati Tulungagung Drs. Maryoto Birowo, MM dan Dandim 0807 Tulungagung Letkol. Czi. Nooris Agus Rinanto S.I.P, serta dihadiri oleh Wakil Bupati Tulungagung Gatut Sunu Wibowo, SE, Sekretaris Daerah Kabupaten Tulungagung Drs. Sukaji, M.Si, Wakil Ketua DPRD Tulungagung Ahmad Baharudin, Perwakilan Kejaksaan Negeri Tulungagung, perwakilan pengadilan negeri Tulungagung, PJU Polres Tulungagung, IPSI Tulungagung, dan paguyuban pencak silat Tulungagung.

Kapolres Tulungagung AKBP. Eko Hartanto, SIK, MH yang dalam amanatnya menyampaikan bahwa apel ini dilaksanakan bertujuan untuk mengecek kesiapan personil pengamanan dan optimalisasi peran tni dan polri serta unsur-unsur pemerintah daerah dengan paguyuban pencak silat dalam mengantisipasi segala bentuk kerawanan kamtibmas sehingga pelaksanaan perayaan natal dan tahun baru berjalan secara aman, lancar dan kondusif.

Pada pengamanan natal dan tahun baru, terdapat berbagai potensi gangguan yang harus diwaspadai. pada sisi kesehatan, kita harus tetap waspada terhadap potensi terjadinya lonjakan covid-19, maka dari itu lakukan penguatan prokes terutama pada lokasi-lokasi dengan tingkat interaksi tinggi, imbau masyarakat untuk melaksanakan vaksinasi booster guna meningkatkan imunitas dan setiap unsur diharapkan dapat menjadi pelopor pelaksanaan vaksin di lingkungan terkecilnya sehingga tujuan dari vaksinasi cepat mencapai target.

Potensi gangguan kamtibmas lainya antara lain ancaman terorisme dan radikalisme, ancaman sabotase, penyalahgunaan narkoba, pesta miras, aksi perusakan fasilitas umum, aksi kriminalitas seperti curat, curas, curanmor, tawuran antar kelompok, balap liar, kemacetan dan kecelakaan lalu lintas, maupun ancaman bencana alam seperti banjir dan tanah longsor sebagai dampak dari musim penghujan.
Untuk itu diharapkan kepada seluruh personil lakukan deteksi dini guna mencegah aksi-aksi terorisme dan lakukan penjagaan ketat di tempat ibadah serta mampu menentukan langkah antisipasi dalam mengatasi berbagai potensi gangguan yang ada, sesuai dengan karateristik kerawanan pada masing-masing wilayah.

Dalam rangka menjaga keamanan dan kenyamanan pelaksanaan rangkaian kegiatan ibadah natal oleh umat nasrani, polres tulungagung dengan kuat pelibatan personil pengamanan baik secara terbuka maupun tertutup sebanyak 690 personil dengan melibatkan personil tni dan elemen masyarakat lainya melaksanakan pengamanan ibadah natal di gereja dan rumah ibadah yang tersebar seluruh Kabupaten Tulungagung.

Perkembangan situasi kamtibmas di wilayah hukum polres tulungagung terkait permasalahan yang masih sering terjadi, yaitu permasalahan yang melibatkan oknum perguruan pencak silat dimana berawal dari satu kejadian akhirnya menimbulkan permasalahan baru dan seterusnya sehingga hal tersebut juga memberikan dampak keresahan bagi masyarakat.

Perlu diketahui dalam periode bulan Januari sampai dengan Desember 2022 telah terjadi kasus tindak pidana antara lain pengeroyokan, penganiayaan dan pengrusakan yang melibatkan oknum perguruan pencak silat sebanyak 38 kasus, bahwa dalam menyikapi kejadian tersebut dari pihak kepolisian memastikan akan mengambil langkah tegas terhadap siapa pun, dan tidak peduli dari perguruan silat apa pun. Jika bersalah tetap akan ditindak tegas dengan tidak memandang dari kelompok mana pun dan di proses sesuai hukum yang berlaku.

Dalam kesempatan ini meminta kerja samanya kepada seluruh ketua perguruan pencak silat dan peserta apel, mari bersama-sama sinergitas yang sudah terjalin dengan baik ini dan kita tingkatkan agar wilayah tulungagung tetap aman, tertib dan kondusif. Kami yakin dan percaya para ketua dan sesepuh perguruan pencak silat dapat bersinergi dan mampu mengendalikan atau membimbing anggotanya dengan baik agar terus menerus menjalin komunikasi dan silaturahmi antar sesama anggota pencak silat dan masyarakat sehingga bersama-sama bisa menciptakan kerukunan dan perdamaian serta tidak melakukan aktivitas yang melanggar hukum.

error: Content is protected !!