Tulungagung, Rabu (18/2/2026) – Pemerintah Kabupaten Tulungagung memperkuat kualitas pelayanan dasar masyarakat melalui agenda Pembinaan Tim Pembina Posyandu Kabupaten, yang berlangsung di Ruang Rapat Prajamukti, Kantor Bupati Tulungagung. Kegiatan ini merupakan tindak lanjut Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 13 Tahun 2024 tentang Posyandu, yang menekankan transformasi Posyandu menjadi pusat layanan terpadu berbasis enam bidang Standar Pelayanan Minimal (SPM).
Hadir dalam kegiatan tersebut Pj. Sekretaris Daerah, Ibu Dr. Hari Nur Cahya, M.Si dari Kementerian Dalam Negeri selaku Sekretaris Umum Tim Pembina Posyandu Pusat, serta seluruh anggota Tim Pembina Posyandu Kabupaten. Ketua TP PKK Kabupaten Tulungagung, Ny. Endang Dwi Retnowati Gatut Sunu, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas kehadiran semua pihak dan menekankan urgensi pembinaan ini.
“Puji syukur ke hadirat Tuhan Yang Maha Esa atas rahmat dan karunia-Nya, kita dapat melaksanakan pembinaan Tim Pembina Posyandu Kabupaten Tulungagung tentang pelaksanaan Posyandu enam bidang SPM. Transformasi ini menjadikan Posyandu tidak lagi hanya fokus pada kesehatan ibu dan anak, tetapi juga mencakup pendidikan, kesehatan, pekerjaan umum, perumahan rakyat, ketenteraman dan ketertiban umum, perlindungan masyarakat, serta bidang sosial,” ujar Ny. Endang.

Dalam sambutannya, Ketua TP PKK menekankan beberapa poin penting dalam pembinaan:
- Transformasi Layanan Prima: Penerapan layanan terpadu di Posyandu untuk melayani seluruh siklus hidup masyarakat, mulai dari bayi, balita, remaja, ibu hamil, hingga lansia.
- Akselerasi Penurunan Stunting: Penguatan peran Tim Pembina dalam pemantauan gizi dan edukasi keluarga, guna mendukung target penurunan angka stunting di Tulungagung.
- Digitalisasi Data: Pemanfaatan sistem informasi yang terintegrasi agar data kesehatan masyarakat dapat diakses secara real-time dari tingkat desa hingga kabupaten.
- Penguatan Kapasitas Kader: Pelatihan dan penyediaan sarana-prasarana bagi kader Posyandu sebagai ujung tombak pelayanan di masyarakat.
Ny. Endang mengajak seluruh anggota Tim Pembina untuk aktif mendukung optimalisasi Posyandu enam bidang SPM dengan meningkatkan kapasitas, koordinasi, dan sinergi lintas sektor. “Mari kita pastikan Posyandu benar-benar menjadi pusat pelayanan dan pemberdayaan masyarakat. Semua anggota yang hadir diharapkan mengikuti pembinaan ini hingga selesai agar manfaatnya dapat dirasakan secara nyata,” tambahnya.

Melalui kegiatan ini, Pemkab Tulungagung berharap tercipta pemahaman yang seragam mengenai pelaksanaan Posyandu enam bidang SPM, sehingga seluruh jajaran Tim Pembina dapat memberikan arahan dan bimbingan yang efektif kepada Posyandu di tingkat kecamatan, desa, maupun kelurahan.
Kegiatan diakhiri dengan arahan resmi dari Bupati Tulungagung selaku pengarah Tim Posyandu Kabupaten, menandai dibukanya pembinaan secara resmi dan komitmen bersama untuk meningkatkan derajat kesehatan masyarakat Tulungagung. (ron/diskominfotulungagung)











