TULUNGAGUNG – Kehadiran Rumah Terapi Anak, Budaya, Aktif, Kreatif, dan Unggul (ABAKU) Dinas Sosial Kabupaten Tulungagung menjadi harapan baru bagi anak-anak dengan hambatan perkembangan. Rumah terapi ini hadir untuk mendekatkan akses layanan terapi kepada masyarakat melalui layanan yang diberikan secara gratis.
Rumah Terapi ABAKU menyediakan sejumlah layanan terapi, di antaranya terapi bicara, terapi okupasi, dan fisioterapi bagi anak dengan hambatan perkembangan. Rumah terapi tersebut menempati salah satu gedung milik Dinas Kesehatan Kabupaten Tulungagung dan resmi diresmikan oleh Plt. Bupati Tulungagung Ahmad Baharudin, S.M., M.M., pada Kamis (13/08/2026).
Dalam sambutannya, Ahmad Baharudin menyampaikan bahwa keberadaan Rumah Terapi ABAKU diharapkan dapat membantu masyarakat yang membutuhkan layanan terapi bagi anak dengan hambatan perkembangan.

Menurutnya, Pemerintah Kabupaten Tulungagung akan terus mendorong pengembangan layanan tersebut, termasuk melalui penambahan fasilitas maupun tenaga terapis apabila diperlukan. Atas nama Pemerintah Kabupaten Tulungagung, ia juga menyampaikan apresiasi dan penghargaan kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam menghadirkan Rumah Terapi ABAKU.
“Semoga keberadaan Rumah Terapi dapat memberikan manfaat yang seluas-luasnya bagi masyarakat, menjadi bagian dari upaya meningkatkan kualitas kesehatan dan kesejahteraan warga, serta terus berkembang menjadi layanan yang profesional, terpercaya, dan berkelanjutan,” ujarnya.
Sementara itu, Kabag TU Sentra Terpadu Kartini Temanggung Kementerian Sosial, Lulut Sugiyanto, menjelaskan bahwa Tulungagung menjadi daerah ke-21 yang memiliki Rumah Terapi ABAKU. Kehadiran rumah terapi tersebut merupakan bagian dari upaya mendekatkan layanan terapi kepada masyarakat.Ia berharap semakin banyak anak dengan hambatan perkembangan yang dapat memperoleh akses layanan terapi, sehingga memiliki kesempatan untuk tumbuh dan berkembang secara optimal.
Kehadiran Rumah Terapi ABAKU di Tulungagung diharapkan tidak hanya menjadi tempat memperoleh layanan terapi, tetapi juga menjadi bagian dari upaya bersama dalam memberikan dukungan terhadap tumbuh kembang anak dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. (moh/diskominfotulungagung)











