RAPAT KOORDINASI PENANGANAN PEMBERLAKUAN PEMBATASAN KEGIATAN MASYARAKAT LEVEL 3 KABUPATEN TULUNGAGUNG

Kamis, (2/9/2021) pukul 13.00 WIB, bertempat di Pendopo Kongas Arum Kusumaning Bongso, Pemerintah Kabupaten Tulungagung mengadakan Rapat Koordinasi Penanganan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 3.

Rapat yang dipimpin langsung oleh Bupati Tulungagung Drs. Maryoto Birowo, MM didampingi oleh Ketua DPRD Tulungagung Marsono, S.Sos, Jajaran Forkopimda Kabupaten Tulungagung, Sekretaris Daerah Kabupaten Tulungagung Drs. Sukaji, M.Si, beberapa Asisten Kabupaten Tulungagung serta Kepala Perangkat Daerah.

Dalam laporannya, Bupati Tulungagung Drs. Maryoto Birowo, MM menyampaikan, bahwa dengan penurunan level PPKM yang semula dari level 4 turun  e level 3 sesuai Instruksi Menteri Dalam Negeri Nomor 38 Tahun 2021, berharap jangan sampai terlena dan harus mengedepankan prinsip kehati-hatian, tetap selalu menerapkan protokol kesehatan.

Selanjutnya, menyikapi kebijakan yang akan dilakukan terkait PPKM Level 3 mulai dari bidang kesehatan, pendidikan, ekonomi, Satgas harus menangani secara cermat dengan semangat dan kehati – hatian. Kebijakan PPKM Level 3 akan dituangkan ke dalam Surat Keputusan Bupati Tulungagung, yang diantaranya meliputi kegiatan Pembelajaran Tatap Muka Terbatas akan dilaksanakan dengan kapasitas maksimal 50%. Untuk sektor pariwisata dan kegiatan masyarakat yang mengundang kerumunan masih akan dikaji dan dilakukan assesment oleh Tim Satgas Covid-19.

Bupati Tulungagung Drs. Maryoro Birowo, MM menyampaikan bahwa, di level 3 ini memberikan beberapa suatu kelonggaran kepada bebagai kegiatan yang ada di Daerah Kabupaten Tulungagung ini, yang dimulai dari tempat kerja, baik itu perusahan, perhotelan, kemudian isoter dan hajatan yang dilakukan secara terbatas, dengan maksimal undangan sekitar 20 orang.

Ada juga kelonggaran terkait dengan aktivitas malam seperti tempat makan, toko, swalayan dan lainnya, yang dulunya sampai dengan pukul 20.00 sekarang sampai pukul 21.00 WIB.

Terkait dengan pembelajaran tatap muka yang rencananya akan dimulai minggu depan, Bupati juga menyampaikan bahwa tempat isoter di beberapa wilayah Tulungagung banyak yang berada di Sekolah, agar segera dialihkan ke tempat lainnya seperti di rusunawa, gedung serba guna ataupun di Posko Desa

error: Content is protected !!