Dalam rangka pengembangan kawasan klaster terintegrasi, yaitu integrated farming, budidaya kopi, dan pariwisata, serta dalam rangka pelaksanaan Program Indonesia Bersih Generasi Baru Indonesia (GenBI) Komisariat Kediri, maka hari ini Senin (25/2/2019) Bank Indonesia Cabang Kediri menyelenggarakan acara Coffe Camp dan Peresmian Musholla Program Bersih Indonesia. Acara di laksanakan pukul 08.00 WIB.
Sambutan dari Kepala Perwakilan Bank Indonesia Kediri Joko Raharto Deputi Direktur menyampaikan sangat mendukung kepada petani kopi terutama di Kecamatan Sendang.
Kepala Bank Indonesia Jawa Timur Difi Ahmad Johansyah menyampaikan dukungannya terhadap kegiatan ini dan terhadap petani kopi di Jawa Timur yang khususnya di Kecamatan Sendang Kabupaten Tulungagung. Dan mendorong pengembangan UMKM di Kabupaten Tulungagung. Dan juga diharapkan bisa meningkatkan produktifitas kopi dan juga bisa eksport produk kopi keluar negeri.
Dalam kegiatan ini juga dihadiri oleh Plt. Bupati Tulungagung Drs. H. Maryoto Birowo, MM dan dalam sambutannya menyampaikan bahwa sebagaimana diketahui bersama bahwa Kabupaten Tulungagung memiliki potensi obyek wisata yabg banyak dan beragam sesuai dengan kondisi alam dan karakteristik yang ada di Kabupaten Tulungagung. Diantaranya daya tarik wisata alam, wisata budaya, maupun wisata buatan manusia. Diantara potensi wisata alam yang ada tersebut adalah bumi perkemahan Jurang Senggani yang berada di Desa Nglurup Kecamatan Sendang. Wisata ini berada di lereng Gunung Wilis yang mana telah masuk dalam program Pengembangan Pariwisata Propinsi Jawa Timur bersama Kabupaten lain yang ada di Lereng Gunung Wilis yang tergabung dalam “TUNGGAL ROGO MANDIRI” (Tulungagung, Trenggalek, Ponorogo, Madiun, Nganjuk dan Kediri). Dengan adanya program ini harapannya kedepan di Lereng Gunung Wilis akan menjadi salah satu tujuan wisata Jawa Timur seperti halnya “BTS” (Bromo, Tengger, Semeru). Dalam mengembangkan pariwisata diperlukan adanya peran serta dan kerjasama antara berbagai pihak, antara pemerintah, pihak swasta, masyarakat, dan media, semua mempunyai peran masing-masing. Pemerintah Kabupaten Tulungagung untuk mengembangkan pariwisata dengan berbagai langkah, diantara langkah-langkah yang telah ditempuh adalah dengan memberikan sarana dan prasarana terhadap pariwisata dan juga menjalin kerjasama dengan berbagai pihak diantaranya dengan pihak Perhutani karena obyek wisata yang ada di Kabupaten Tulungagung kebanyakan berada di Kawasan Perhutani. Dengan adanya kerjasama ini diharapkan pariwisata di Kabupaten Tulungagung akan semakin berkembang dan maju sehingga dapat memungkinkan terbukanya usaha pariwisata, perluasan lapangan kerja, dan peningkatan pendapatan masyarakat di Objek Wisata Jurang Senggani ini juga telah melaksanakan PKS (Perjanjian Kerjasama Sementara) dengan Perhutani, oleh karena itu dengan adanya PKS ini agar dilaksanakan sungguh-sungguh dan sebaik-baiknya. Selanjutnya diucapkan terima kasih kepada pihak Bank Indonesia yang telah ikut berpartisipasi pariwisata di Kabupaten Tulungagung terutama di Bumi Perkemahan Jurang Senggani Desa Nglurup Kecamatan Sendang, dengan memberikan tambahan sarana dan prasarana berupa musholla serta penanaman bibit kopi yang kedepannya sebagai salah satu daya tarik wisata dengan kebun kopinya yang akhirnya akan dapat meningkatkan kunjungan wisatawan di Jurang Senggani ini. Serta saya berpesan agar sarana dan prasarana yang telah ada terutama musholla untuk dijaga dan dirawat sebaik-baiknya sesuai dengan semangat pariwisata dengan SAPTA PESONA (Aman, Tertib, Bersih, Sejuk, Indah, Ramah dan Kenangan).
Dilanjutkan lelang kopi yang dipimpin oleh Joko Raharto yang dikuti oleh peserta diantaranya Abdullah Abu Bakar, SE Walikota Kediri, anggota DPR RI Komisi XI Eva Sundari K dan perbankan.
Dan juga peresmian musholla BAITUL IHSAN Jurang Senggani Sendang yang diresmikan oleh Plt. Bupati Tulungagung Drs. H. Maryoto Birowo, MM bersama Kepala BI Jawa Timur dan anggota Komisi XI DPR RI, serta penyerahan peralatan sholat oleh komunitas keuangan Kediri kepada Plt. Bupati Tulungagung dan diteruskan kepada Kepala Desa Nglurup Kecamatan Sendang.
Yang terakhir pelaksanaan tanam pohon bibit kopi secara simbolis oleh Plt. Bupati Tulungagung Drs. H. Maryoto Birowo, MM.
Acara selesai pukul 12.30 WIB dengan lancar dan sukses.











