
Senin, (4/9/2023), dalam rangka memperingati Hari Lingkungan Hidup Provinsi Jawa Timur, Pemerintah Kabupaten melalui Dinas Lingkungan Kabupaten Tulungagung bekerjasama dengan Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Jawa Timur dan Bangoan Collection Center (BBC) Bangoan Bumi Lestari mengadakan Dialog Video Conference bersama Gubernur Jawa Timur Hj. Khofifah Indar Parawansa, yang bertempat di BBC Bangoan Bumi Lestari Desa Bangoan Kedungearu, mulai pukul 09.00 WIB.

Hadir dalam kegiatan ini, Sekretaris Daerah Kabupaten Tulungagung Drs. Sukaji, M.Si, Direktur BBC Bangoan Bumi Lestari, Tris Widiyatmoko, Sekretaris Dinas Lingkungan Hidup Kab. Tulungagung Dedi Eka Purnama, S.STP, MM beserta jajaranya, Pengelola Bank Sampah Kab. Tulungagung, Forum Komunitas Hijau Kab. Tulungagung, Organisasi Gerak Indonesia, Perwakilan Sekolah Adiwiyata Kab. Tulungagung, serta Organisasi Perangkat Daerah terkait.
Selanjutnya, Sekretaris Daerah Kabupaten Tulungagung Drs. Sukaji, M.Si dalam sambutannya menyampaikan, peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia yang diselenggarakan setiap tanggal 5 Juni dimulai ketika Majelis Umum PBB tahun 1972 menetapkan 5 Juni sebagai Hari Lingkungan Hidup Sedunia pada saat Konferensi Stockholm. Program Lingkungan PBB (UNEP) telah mengumumkan Pantai Gading yang menjadi tuan rumah Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2023 dengan tema Solusi untuk Polusi Plastik (Solutions to Plastic Pollution) dengan mengusung kampanye #beatplasticpollution
Lebih lanjut disampaikan, “Resolusi Polusi Plastik” (Plastic Pollution Resolution) secara spesifik membahas soal penanggulangan polusi plastik dalam satu siklus penuh, mulai dari sumbernya sampai ketika berakhir di laut. Resolusi ini sekaligus menunjukkan komitmen kita semua mulai dari Pemerintah, Dunia Usaha dan Masyarakat yang bersungguh-sungguh dalam mengatasi permasalahan plastik.

Perubahan sistem untuk mengatasi penyebab polusi plastik, menggabungkan pengurangan penggunaan plastik yang bermasalah dan tidak perlu, dengan transformasi pasar menuju sirkularitas dalam plastik. Hal ini dapat dicapai dengan mempercepat tiga perubahan utama penggunaan kembali, daur ulang, serta reorientasi dan diversifikasi (Reuse, Recycle, and Reorient and Diversify) dan tindakan untuk menangani polusi plastik. Pentingnya mempercepat pasar daur ulang untuk daur ulang (recycle) plastik dengan memastikan bahwa daur ulang menjadi usaha yang lebih menguntungkan.
Dalam konteks pengelolaan sampah, praktik sirkular ekonomi bisa diwujudkan melalui praktik pengurangan sampah, desain ulang, penggunaan kembali, produksi ulang, dan daur ulang secara langsung. Potensi ekonomi sirkular selain mendatangkan manfaat ekonomi untuk masyarakat, juga sejalan dengan target pencapaian zero waste 2040, serta zero emission pada tahun 2050 atau lebih cepat.

Kemudian, acara dilanjutkan dengan dialog conference bersama Gubernur Jawa Timur Hj. Khofifah Indar Parawansa, yang mana paparan dari Kabupaten Tulungagung akan disampaikan oleh Direktur BBC Bangoan Bumi Lestari, Tris Widiyatmoko dan Sekretaris Daerah Kabupaten Tulungagung Drs. Sukaji, M.Si. Dimana hasil dari paparannya menyebutkan bahwa, capaian progres dalam serapan sampah plastik daur ulang (PET) untuk wilayah Tulungagung, sebagian Blitar, Trenggalek dan Kediri dalam 3 bulan terakhir sebesar 320 Ton, serta Kabupaten Tulungagung mampu berkontribusi dalam mengurangi sampah plastik sebesar 97 Ton setiap bulan.











