
Selasa, (27/8/2024), Pemerintah Kabupaten Tulungagung kembali menggelar Pawai Budaya Bhineka Tunggal Ika, yang kali ini menampilkan tingkat SMP/MTs dan SMU/SMK, masih dalam rangka memperingati HUT Kemerdekaan RI ke-79, yang dimana start di halaman Kantor Pemerintah Daerah mulai pukul 08.00 WIB, kemudian masuk panggung Kehormatan di Pendopo Kongas Arum Kusumaning Bongso.

Pawai Budaya Bhineka Tunggal Ika ini mencerminkan bangsa Indonesia yang memiliki keberagaman budaya, ras, suku, agama dan bahasa yang tetap harus bersatu untuk mempertahankannya, sebagai bentuk pengorbanan para pahlawan kita dalam mempertahankan kemerdekaan Republik Indonesia.


Ratusan peserta pawai Budaya bhineka Tunggal Ika nampak begitu antusias meski harus berjalan sekitar kurang lebih 5 (lima) kilometer dalam terik matahari menampilkan berbagai sajian pakaian adat dan budaya mulai dari Sabang sampai Merauke, hingga kreativitas pemuda yang memukau ribuan penonton di sepanjang rute perjalanan, sekaligus Pj. Bupati Tulungagung, Jajaran Forkopimda, Kepala OPD serta Dewan Juri di Panggung Kehormatan Pendopo Kongas Arum Kusumaning Bongso.

Dalam kesempatan ini, Rahadi. P. Bintara, S.E., M.Si Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Tulungagung sekaligus koordinator pawai menyampaikan, bahwa acara hari ini merupakan Pawai Bhineka Tunggal Ika yang diikuti dari pelajar tingkat SMP/MTS dan SMA/SMK se Kabupaten Tulungagung dengan jumlah 25 peserta.
Menurut Kepala Dinas Pendidikan yang akrab dipanggil Pipit tersebut menambahkan, pawai budaya tahun 2024 ini digabung menjadi 1 antara SMP/MTS dan SMA/SMK karena memang dari 25 peserta pawai jika dipisah tidak akan maksimal, agar suasana menjadi meriah.


Lanjutnya, dengan mengusung tema “Pawai Bhineka Tunggal Ika” diharapkan dapat memberikan edukasi kepada seluruh peserta untuk cinta dengan tanah air. Karena kebhinekaan itu nanti juga akan menampilkan ragam-ragam budaya, budaya kearifan lokal maupun nasional akan tampil hari ini.
Diungkapkan, peserta yang mengikuti pawai Bhineka Tunggal Ika Ini, merupakan antusiasme dari seluruh satuan pendidikan untuk mengikuti kegiatan pawai Bhineka Tunggal Ika. Dengan diselenggarakan pawai ini, Kepala Dinas Pendidikan berharap anak-anak lebih bisa mengekspresikan diri dan berkarakter cinta tanah air.











