PEMBUKAAN WORKSHOP PENINGKATAN CAKUPAN ASI EKSLUSIF

Kamis, (4/11/2021) Tim Penggerak PKK Kabupaten Tulungagung menyelenggarakan Workshop Peningkatan Cakupan Asi Ekslusif di Crown Victoria Hotel Tulungagung mulai pukul 08.00 WIB.

Kegiatan yang dibuka Ketua Tim Penggerak PKK kabupaten Tulungagung Ny. Siyuk Rihayati Maryoto Birowo, dihadiri oleh Wakil Ketua Tim Penggerak PKK kabupaten Tulungagung Ny. Dra. Endang Retno Gatut Sunu Wibowo, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Tulungagung dr. Kasil Rohmad, MM.Ners, Ketua Pokja I,II, III dan IV Tim Penggerak PKK kabupaten Tulungagung, dan bidang umum Tim Penggerak PKK kabupaten Tulungagung serta Ketua Tim Penggerak PKK kecamatan.

Adapun tujuan diselenggarakannya pembukaan workshop kali ini adalah sebagai upaya untuk pencegahan Stunting dengan peningkatan pemberian Asi Ekslusif untuk bayi yang ada di Kabupaten Tulungagung.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Tulungagung dr. Kasil Rohmad.MM.Ners, menjelaskan bahwa menangani Stunting bukan hanya pada saat penimbangan berat badan saja, tetapi menangani stunting adalah dimulai dari remaja putri, apakah remaja putri itu anemia, kurang gizi dan sebagainya termasuk juga pernikahan yang masih muda atau pernikahan dini.

Kemudian masalah Inisiasi menyusui dini, dr. Kasil Rohmad.MM.Ners menambahkan, bahwa yang menjadi masalah utama Asi tidak keluar adalah tidak adanya inisiatif membangun mindset bahwa saya akan menyusui bayi saya, bahwa saya bisa menyusui anak saya, padahal keluarnya ASI perlu di rangsang dengan membangun mindset tersebut.

Mindset itu akan menginstal seluruh Hormon di dalam tubuh untuk mempersiapkan Asi agar keluar.

Ketua Tim penggerak PKK kabupaten Tulungagung Ny. Siyuk Maryoto Birowo, dalam sambutannya menyampaikan, bahwa Stunting itu bisa di mulai sejak ada di dalam kandungan.

Stunting adalah masalah kekurangan gizi yang rumit, di karenakan oleh kurangnya asupan gizi dalam jangka waktu yang lama sehingga mengakibatkan gangguan pertumbuhan pada anak. Dimana tinggi badan anak lebih pendek atau pendek dari standar usia.

Diharapkan dengan adanya kegiatan ini, masyarakat khususnya kaum ibu paham pentingnya memberikan Asi Eksklusif pada bayi, agar dapat memberikan asupan gizi yang maksimal guna mencegah kekurangan gizi, salah satunya Stunting ini.

error: Content is protected !!