
Selasa (13/12/2022), Kabupaten Tulungagung menjadi tuan rumah pertemuan Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK), Dharma Wanita Persatuan (DWP), Persatuan Wanita Olahraga Seluruh Indonesia (Perwosi) dan Gabungan Organisasi Wanita (GOW) di seluruh wilayah Badan Koordinasi Pemerintahan dan Pembangunan Provinsi Jawa Timur di Madiun (Bakorwil I) yang terdiri dari 10 kabupaten/kota yaitu Kabupaten Tulungagung, Kota Madiun, Kabupaten Madiun, Kabupaten Magetan, Kabupaten Ngawi, Kabupaten Ponorogo, Kabupaten Trenggalek, Kabupaten Pacitan, Kota Kediri dan Kabupaten Kediri. Acara yang digelar di Pendopo Kongas Arum Kusumaning Bongso ini dibuka oleh Bupati Tulungagung, Drs. Maryoto Birowo, MM.

Dalam sambutannya, Ketua TP-PKK Kabupaten Tulungagung, Ny. Siyuk Rihayati Maryoto Birowo yang juga sekaligus selaku Ketua Perwosi, Penasihat DWP dan Ketua GOW Kabupaten Tulungagung menyampaikan ucapan selamat datang kepada Ketua TP-PKK Kabupaten/Kota beserta seluruh tamu undangan yang hadir pada acara pertemuan Bakorwil I Madiun di Kabupaten Tulungagung, dan terima kasih atas perkenannya meluangkan waktu untuk hadir.
Pada momentum ini, Ny. Siyuk menyampaikan secara singkat kegiatan-kegiatan yang telah dilaksanakan oleh TP-PKK, DWP, GOW dan Perwosi di Kabupaten Tulungagung, diantaranya sedang berupaya untuk memantapkan program sesuai hasil Rapat Kerja Nasional (Rakernas) IX tahun 2021 untuk masa tahun 2021-2024 sesuai Rapat Koordinasi (Rakor) Provinsi dan Rakor Nasional yang belangsung beberapa waktu yg lalu di kota Batu dan di Jakarta. Selain itu, dalam penyusunan program di daerah, berpedoman pada Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Tulungagung, dan program prioritas pembangunan Kabupaten Tulungagung, dengan menyusun program kerja baik jangka 5 tahun maupun program tahunan, yang bersinergi dengan program kerja perangkat daerah. Adapun bentuk kegiatannya antara lain : Pelatihan-pelatihan yang diselenggarakan oleh perangkat daerah yang sasarannya adalah Kader PKK; Bantuan untuk masyarakat binaan TP-PKK dari perangkat daerah/lembaga lain : misalnya bedah rumah, bantuan jamban keluarga, bank sampah, bantuan bibit tanaman.
Untuk penanganan dan pencegahan balita stunting, TP-PKK bekerjasama Tim Terpadu Tingkat Kabupaten juga melaksanakan kegiatan, diantaranya : Sosialisasi untuk kader TP-PKK yang membidangi kesehatan; motivasi dan pendampingan, saat melaksanakan kunjungan/monitoring dan evaluasi Posyandu; memberikan bantuan paket perbaikan gizi; serta pelatihan olahan makanan sehat untuk balita.
Adapun untuk pelaksanaan program penguatan ekonomi masyarakat khususnya melalui pembinaan dan pemberdayaan Usaha Kecil Mikro (UKM), diinformasikan bahwa TP-PKK bersama perangkat daerah terkait juga berperan serta dalam pembinaan, diantaranya : pembinaan design dan mutu, keamanan pengolahan, pengemasan, termasuk pemasaran. Dari beberapa produk unggulan di Kabupaten Tulungagung, juga ditampilkan pada bazar sederhana di pendopo ini.
Selanjutnya selain program kerja yang disusun, dalam pelaksanaan di lapangan bersama perangkat daerah juga melaksanakan kegiatan yang bersinergi dengan lembaga, organisasi wanita sebagai pendukung pelaksanaan Gerakan PKK, antara lain : kegiatan bersama organisasi wanita : DWP, GOW, Perwosi diantaranya senam/olah raga bersama, peringatan Hari Kartini, Hari Ibu; bantuan untuk masyarakat yang mengalami masalah sosial, sakit kronis bersama Koordinator Kegiatan Kesejahteraan Sosial (KKKS) dan DWP serta klinik mata. Selain kerjasama tersebut, masing-masing organisasi wanita juga telah melaksanakan programnya, yang secara singkat disampaikan sebagai berikut:
DWP Kabupaten Tulungagung telah melaksanakan kegiatan : khitanan massal setiap tahun, pelatihan ketrampilan setiap 3 bulan sekali, bansos ke panti asuhan, Jum’at bersih, bank sampah, sosialisasi.
GOW Kabupaten Tulungagung telah melaksanakan kegiatan pelatihan dan lomba garnis buah dan sayur bagi organisasi wanita se-Kabupaten Tulungagung, santunan anak yatim, mengadakan sosialisasi.

Perwosi Kabupaten Tulungagung telah melaksanakan kegiatan : mengikuti Lomba Senam Kreasi yang dilaksanakan oleh Pengurus Provinsi dalam rangka Gebyar Perwosi mendapatkan Juara 2; mengikuti Lomba Petangue masuk 10 besar tingkat Provinsi Jawa Timur, mengadakan pelatihan Line Dance, mengikuti Lomba Gerak Jalan Ketandan dalam rangka HUT Kabupaten Tulungagung Ke 817, mendapat Juara 2, dan telah membentuk kepengurusan Perwosi di Kabupaten Tulungagung sampai pada tingkat Ranting Kecamatan di 19 Kecamatan.
Diinformasikan pula bahwa upaya TP-PKK Kabupaten Tulungagung dalam ikut serta pada pelaksanaan Lomba Desa, dan Lomba Pelaksana Terbaik 10 Program Pokok PKK tahun 2021 yang berlokasi di Desa Kendalbulur telah mendapat Juara 1 Pelaksana Terbaik 10 Program Pokok PKK Tingkat Provinsi Jawa Timur, sehingga Desa Kendalbulur mewakili Provinsi Jawa Timur untuk maju Lomba Desa Tingkat Regional II, dan berkat peran serta TP-PKK serta kerjasama yang baik dengan perangkat daerah dalam upaya mewujudkan inovasi-inovasi mulai Pokja I-IV dan Bidang Umum guna mendukung Lomba Desa Tingkat Nasional, Desa Kendalbulur, Kecamatan Boyolangu, Kabupaten Tulungagung mendapat Juara II Tingkat Nasional.
Lebih lanjut disampaikan bahwa Kabupaten Tulungagung cukup bersemangat dalam upaya untuk memajukan pariwisata di yang sudah menjadi bagian dari program masyarakat Tulungagung disamping tempat tempat wisata yang sudah cukup dikenal yaitu waduk wonorejo yang merupakan waduk yang masuk 5 besar di wilayah asean, juga wisata pantai di jalur lintas selatan seperti ; Popoh , Sidem, Sine , Klatak, Gemah, juga wisata desa yang hampir masing-masing desa di wilayah Kabupaten Tulungagung ini sedang merintis terwujudnya desa wisata, namun, seiring adanya pandemi covid-19, dan adanya bencana alam dewasa ini seperti banjir, tanah longsor dan puting beliung, pembangunan sektor pariwisata mengalami sedikit hambatan.
Ny. Siyuk berharap dengan adanya pertemuan ini jalinan silaturahim organisasi wanita se-Bakorwil I Madiun semakin erat dalam meningkatkan koordinasi dan sharing informasi kegiatan.

Bupati Tulungagung, Drs. Maryoto Birowo, MM., dalam sambutannya, atas nama Pemerintah Daerah dan seluruh masyarakat Tulungagung, mengucapkan terima kasih dan selamat datang kepada Pengurus Organisasi Wanita se-Bakorwil I Madiun. Merupakan kebanggaan dan kehormatan, karena Kabupaten Tulungagung dapat dipercaya untuk mengadakan kegiatan ini dan besar harapan ke depan, kegiatan ini dapat memberikan bimbingan dan motivasi guna penyempurnaan lebih lanjut yg berorientasi pada pemberdayaan perempuan.
Diinformasikan bahwa Kabupaten Tulungagung merupakan salah satu Kabupaten di Wilayah Provinsi Jawa Timur yang terbagi dalam 19 Kecamatan, 271 Desa dan Kelurahan, dan dengan jumlah penduduk sebesar 1.126.542 jiwa. Dari jumlah penduduk tersebut, proporsi perempuan sebesar 49,77 %, dan anak berusia 18 tahun ke bawah sebanyak 26 % atau sebesar 301.033 jiwa.
Pemerintah Kabupaten Tulungagung terus berupaya mendorong terwujudnya kesetaraan dan keadilan gender dan pemberdayaan perempuan serta memberikan kesempatan yang seluas-luasnya kepada anak-anak untuk tumbuh dan berkembang secara optimal, dengan pemenuhan hak-hak anak. Dengan terus dipacunya pembangunan di Kabupaten Tulungagung maka capaian kinerja pembangunan terus meningkat. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), Indeks Pembangunan Manusia Kabupaten Tulungagung terus mengalami peningkatan, yaitu dari tahun 2021 sebesar 73,15 dan tahun 2022 menjadi sebesar 74,06 yang masuk pada kategori tinggi. Indeks Pembangunan Gender juga meningkat, yang artinya menunjukkan kesenjangan antara laki-laki dan perempuan dalam pembangunan manusia juga menunjukkan kesenjangan yang cenderung terus menurun, dimana tahun 2021 Angka Indeks Pembangunan Gender (IPG) sebesar 95,52 diatas Angka IPG Jawa Timur sebesar 91,67. Dan untuk Indek Pemberdayaan Gender juga terus meningkat dimana tahun 2021 sebesar 65,06 poin, yang menunjukkan semakin meningkatnya peran perempuan dari sisi pemerintahan, politik maupun ekonomi. Kemiskinan makro juga mengalami penurunan. Jika di tahun 2020 dan 2021 kemiskinan makro meningkat, maka di tahun 2022 kemiskinan makro turun menjadi 6,71%. Di Kabupaten Tulungagung, kemiskinan ekstrem terus mengalami penurunan, dan puncaknya terjadi pada tahun 2022, dimana BPS mencatat tingkat kemiskinan ekstrem Kabupaten Tulungagung adalah 0%.
Selanjutnya sejalan dengan lima prioritas Indonesia Maju yang digulirkan Pemerintah yakni Pemerintah Kabupaten Tulungagung telah mengintegrasikan prioritas nasional ini ke dalam lima prioritas utama Pembangunan Daerah yang tertuang dalam Misi Pembangunan Kabupaten Tulungagung, termasuk upaya mendorong pengarustamaan gender dan pemberdayan perempuan dalam pembangunan.
Di Bidang Pembangunan Sumber Daya Manusia, Pemerintah Kabupaten Tulungagung terus mendorong terwujudnya kesetaraan gender dalam pendidikan dan kesehatan dengan Bantuan Penyelenggaraan Pendidikan gratis bagi siswa Sekolah Dasar (SD) / Madrasah Ibtidaiyah (MI) dan SMP/Madrasah Tsanawiyah (MTs) , Gerakan Terpadu Berantas Stunting (GERDU BERANTING), serta penurunan angka Kematian Ibu dan Anak. Guna mendukung peran serta perempuan dalam bidang perekonomian, Pemerintah Kabupaten Tulungagung mendorong pemulihan sektor pariwisata, revitalisasi Pasar, Pengembangan Balai Latihan Kerja dalam rangka Pembinaan Ketrampilan Kerja bagi Perempuan, Penguatan Koperasi Wanita, dan Program Bantuan Feminisasi Kemiskinan.
Dalam rangka mengakomodasi kepentingan perempuan, anak, disabilitas dan kelompok rentan lainnya, Pemerintah Kabupaten Tulungagung pada Tahun 2022 juga menyelenggarakan Musyawarah Perempuan, Anak, dan Disabilitas (MUSPADI). Kegiatan ini diharapkan dapat mengidentifikasi isu dan masalah, menghasilkan rekomendasi usulan solusi penyelesaian, dan rencana tindak lanjut kegiatan yang terintegrasi di masing-masing perangkat daerah untuk kepentingan perempuan, anak, disabilitas/penyandang kerentanan sosial lainnya.
Pembangunan di bidang infrastruktur diarahkan dalam rangka pemerataan pembangunan khususnya pada wilayah pinggiran dengan meningkatkan akses, partisipasi, kontrol, dan manfaat bagi perempuan, termasuk mendorong infrastruktur yang ramah perempuan.
Dari sisi pemerintahan dan pelayanan publik, peran serta perempuan terus didorong, dengan peningkatan perempuan dalam jabatan publik. Serta peningkatan pelayanan pengaduan bagi anak dan perempuan dengan keberadaaan Pusat Pelayanan Terpadu Perlindungan Perempuan dan Anak (PPTPPA) serta Unit Layanan Terpadu Perlindungan Sosial Anak Integratif (ULT PSAI).

Disampaikan pula bahwa peran organisasi wanita di Kabupaten Tulungagung sebagai mitra pemerintah memberikan manfaat yang signifikan bagi keberhasilan program prioritas maupun unggulan. Dan dengan ketatnya persaingan di era global, semua dituntut terus berinovasi guna mengembangkan kapasitas dan kapabilitas di segala bidang. Dalam hal ini tidak terkecuali pemerintah daerah sebagai pemegang peran sentral guna mendorong setiap komponen yang ada untuk terus bersatu padu mengeksplorasi kemampuan dan potensi yang ada agar daya saing daerah juga semakin meningkat. Dalam peningkatan daya saing memang tidak semua sektor dapat tersentuh secara maksimal, maka peran dari Organisasi Wanita sangat diharapkan untuk memaksimalkan keberhasilan semua program yang telah direncanakan oleh Pemerintah Daerah.
Bupati juga menyampaikan bahwa pada Tahun 2022 TP-PKK Kabupaten dan Pemerintah Kabupaten Tulungagung telah mengikuti penilaian 10 Program Pokok PKK dan Lomba Desa, yang mendapatkan Juara I Tingkat Provinsi Jawa Timur, dan sebagai Juara II Lomba Desa Nasional Reginal II, Bupati berharap dengan prestasi yang telah di dapat oleh Kabupaten Tulungagung dapat membawa manfaat dan barokah bagi semua.
Lebih lanjut disampaikan bahwa Kabupaten Tulungagung banyak memiliki obyek-obyek wisata baik itu keindahan pantai maupun pegunungan, Bupati juga mengajak peserta setelah mengikuti kegiatan ini agar menikmati keelokan Kabupaten Tulungagung dengan masyarakatnya yang ramah dan santun. Kabupaten Tulungagung memiliki banyak potensi dan keanekaragaman obyek wisata meliputi wisata alam termasuk wisata pantai, wisata budaya, serta wisata buatan seperti Bendungan, dan taman rekreasi termasuk wisata kuliner yang tentunya akan memanjakan rasa bagi penikmatnya.

Ny. Fitri Heru Wahono Santoso, selaku Koordinator TP-PKK Bakorwil I Madiun, yang menggantikan pejabat sebelumnya Ny. Rika Edi Supriyanto pada tanggal 1 Desember 2022 kemarin, menyampaikan terima kasih kepada Bupati dan Ketua TP-PKK Kabupaten Tulungagung yang bersedia menjadi tuan rumah dalam pertemuan ke-7 ini setelah Kota Kediri.
Pertemuan organisasi wanita yang dilaksanakan setiap 3 bulan, merupakan ajang silaturahim dan sarana saling tukar informasi dan berbagi pengalaman terkait program kerja organisasi wanita yaitu TP-PKK, DWP, Perwosi dan GOW demi kemajuan organisasi serta meningkatkan kualitas kerja organisasi secara keseluruhan, khususnya organisasi wanita di Wilayah Bakorwil I Madiun, jelas Ny. Fitri dalam sambutannya.

Pada acara ini juga ditampilkan berbagai kreasi dan bakat para Pengurus TP-PKK, DWP, Perwosi dan GOW Kabupaten Tulungagung diantaranya Kesenian Hadrah, Paduan Suara, Gerak dan Lagu, Musikalisasi Angklung dan Fashion Show. Ny. Siyuk beserta Ketua Bidang dan Staf Ahli TP-PKK Kabupaten Tulungagung juga turut membawakan lagu “ojo dibandingke” yang disambut meriah oleh para undangan yang hadir.
Pada akhir acara diumumkan bahwa pertemuan yang akan datang, direncanakan pada bulan Maret tahun 2023, bertempat di Kabupaten Pacitan.

Turut hadir pada acara ini Wakil Bupati Tulungagung, Gatut Sunu Wibowo SE, Sekretaris Daerah Kabupaten Tulungagung, Drs. Sukaji, M. Si., Ketua Persit Kodim 0807 Tulungagung, Ketua Bhayangkari Tulungagung, serta Kepala Perangkat Daerah terkait.











