
Jumat,(12/08/2022). Pemerintah Kabupaten Tulungagung melalui Dinas Kebudayaan dan Pariwisata, menyelenggarakan kegiatan Prosesi Jamasan Pusaka Tombak Kanjeng Kyai Upas, bertempat di halaman Kantor Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Tulungagung, Kelurahan Kepatihan Tulungagung mulai pukul 07.30 WIB

Hadir dalam kegiatan ini, Bupati Tulungagung Drs.Maryoto Birowo,MM dan Wakil Bupati Tulungagung Gatut Sunu Wibowo,SE, Ketua DPRD Kabupaten Tulungagung Marsono,S.Sos, Kapolres Tulungagung AKBP. Eko Hartanto,S.I.K, M.H, Komandan Kodim 0807/Tulungagung Letkol Czi Nooris Agus Rinanto,S.I.P, Ketua Pengadilan Negeri Tulungagung, Perwakilan Kejaksaan Negeri Tulungagung dan Sekretaris Daerah Kabupaten Tulungagung Drs.Sukaji,M.Si.
Turut hadir pula seluruh Kepala Dinas,Inspektur,Kepala Badan dan Kepala Bagian di lingkup Pemerintah Kabupaten Tulungagung, Direktur BUMD, Direktur BLUD RSUD dr.Iskak Tulungagung, Camat se-Kabupaten Tulungagung serta Kepala Kelurahan se-Tulungagung.
Kegiatan ini juga dihadiri oleh Para Sesepuh, Aji Sepuh, Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat, Keluarga Pringgo Koesoeman Kepatihan, Pimpinan Paguyuban Permadani DPP Kabupaten Tulungagung, Pimpinan Lembaga Adat, Pimpinan Majelis Luhur Kepercayaan Indonesia (LMKI) Budayawan, Seniman, Wadya Wimbasara dan tamu undangan lainnya.

Kegiatan Upacara Jamasan Pusaka Tombak Kyai Upas diawali sambutan Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Tulungagung, Drs.Bambang Ermawan, M.Pd yang menyampaikan rasa syukurnya kepada Tuhan Yang Maha Esa karena atas limpahan rahmat dan hidayah-Nya kegiatan Jamasan Pusaka Tombak Kanjeng Kyai Upas dapat terlaksana dengan baik.
Selanjutnya, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Tulungagung, Drs.Bambang Ermawan,M.Pd selaku Ketua Panitia melaporkan beberapa hal terkait Pelaksanaan Kegiatan Jamasan Tombak Pusaka Kanjeng Kyai Upas, diantaranya hal-hal yang melatarbelakangi serta maksud dan tujuan dari kegiatan ini. Beliau menjelaskan Tombak Pusaka Kanjeng Kyai Upas diyakini oleh masyarakat Kabupaten Tulungagung sebagai pusaka peninggalan leluhur yang mampu menjaga dan membebaskan masyarakat Tulungagung dari segala marabahaya. Oleh karena itu sebagai ungkapan rasa syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa dan sekaligus melestarikan budaya leluhur maka prosesi jamasan Tombak Pusaka Kyai Upas ini diselenggarakan secara rutin setiap tahunnya pada tanggal 10 bulan suro dalam penanggalan jawa.
Lebih lanjut beliau menyampaikan maksud dan tujuan penyelenggaraan kegiatan Jamasan Pusaka Tombak Kyai Upas ini yaitu untuk:
- Mengembangkan nilai-nilai tradisi budaya para leluhur yang Adiluhung;
- Melestarikan kekayaan tradisi budaya di Kabupaten Tulungagung sebagaimana tertuang dalam pokok pikiran kebudayaan daerah;
- Mewujudkan program nasional yaitu pemajuan kebudayaan.

Sementara itu di tempat yang sama, Bupati Tulungagung, Drs.Maryoto Birowo,MM dalam sambutannya mengungkapkan rasa gembiranya atas terselenggaranya kegiatan ini dan mengucapkan terima kasih yang tak terhingga kepada seluruh panitia khususnya dan pihak-pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan Jamasan Tombak Kanjeng Kyai Upas ini.
Selanjutnya, Bupati Tulungagung menyampaikan bahwa kegiatan prosesi Jamasan Tombak “Kanjeng Kyai Upas” ini diselenggarakan karena merupakan budaya para leluhur yang telah dilaksanakan secara turun temurun setahun sekali setiap hari Jum’at tanggal 10 Suro dalam penanggalan Jawa.
Selain itu pula bahwa kegiatan ini merupakan ungkapan syukur kepada Tuhan yang Maha Esa dan sekaligus sebagai permohonan serta harapan agar di masa yang akan datang masyarakat Tulungagung bisa lebih baik lagi dan terhindar dari segala malapetaka.
Bupati Tulungagung Drs.Maryoto Birowo,MM dalam sambutannya juga menyatakan bahwa bukan rahasia lagi, kalau Pusaka Tombak “Kanjeng Kyai Upas” telah terbukti mampu membentengi wilyah Kabupaten Tulungagung dan seluruh masyarakatnya, sebagaimana dikisahkan dalam sejarah bahwa pada masa penjajahan, tentara Belanda tidak dapat memasuki wilayah Tulungagung.
Untuk itu, Beliau mengajak kepada masyarakat Tulungagung untuk sama-sama berdo’a memohon kepada Tuhan Yang Maha Esa agar Tulungagung tetap kondusif, ayem trentrem mulyo lan tinoto serta aman terhindar dari segala marabahaya serta semakin sejahtera sekaligus sebagai ungkapan syukur kita atas anugerah Tuhan tersebut.

Seusai Bupati Tulungagung memberikan sambutan, acara dilanjutkan dengan ritual upacara prosesi Jamasan dengan penuh khidmat, diiringi gending jawa mogang dan lantunan doa Dzikir, Tahlil dan pembacaan Surah Yasin pada proses jamasannya.
Suasana sakral dan khusuk begitu nampak pada prosesi Jamasan Pusaka Tombak Kyai Upas ini. Bupati dan Wakil Bupati Tulungagung, Ketua DPRD Kabupaten Tulungagung beserta Forkopimda yang hadir turut serta mengikuti dan menyaksikan dari dekat proses penjamasan Pusaka Tombak Kyai Upas. Bahkan beliau-beliau ikut memanggul “landeyan tombak” yang memiliki panjang 4,5 meter. Dengan lantunan doa-doa yang dipanjatkan kepada Tuhan Yang Maha Kuasa, semoga sebagai Pimpinan yang mengemban amanah rakyat di Kabupaten Tulungagung diberikan keberkahan, kesehatan dan kelancaran dalam menjalankan tugas-tugasnya.

Sebagai penutup rangkaian acara Jamasan Pusaka Tombak Kyai Upas, dilaksanakan acara selamatan atau wilujengan yang diikuti oleh semua yang hadir. Tujuan acara selamatan ini adalah sebagai ungkapan rasa syukur kepada Tuhan Yang Maha Kuasa atas terselenggaranya Jamasan Pusaka Tombak Kyai Upas, seraya memanjatkan do’a semoga masyarakat Kabupaten Tulungagung senantiasa mendapatkan keberkahan dan keselamatan dunia dan akhirat.











