
Rabu, (17/8/2022) Pemerintah Kabupaten Tulungagung menyelenggarakan Upacara Penurunan Bendera Merah Putih dalam rangka Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-77 Kemerdekaan Republik Indonesia yang dilaksanakan di Halaman Kantor Pemerintah Daerah Kabupaten Tulungagung mulai pukul 16.00 WIB, dengan mengusung tema “Pulih Lebih Cepat, Bangkit Lebih Kuat”.
Namun karena masih dalam suasana pandemi Covid-19 yang belum usai, maka kegiatan upacara peringatan HUT RI dilakukan sesuai dengan Instruksi atau Surat Edaran Menteri Sekretaris Negara, dimana peserta upacara dibatasi dari kapasitas biasanya, meskipun demikian tidak mengurangi semangat kemerdekaan dan tingkat kesakralannya.

Upacara ini juga dihadiri dan diikuti oleh Wakil Bupati Tulungagung Gatut Sunu Wibowo, SE, Wakil Ketua I TP PKK Kabupaten Tulungagung Ny. Endang Retno Gatut Sunu Wibowo, Forkopimda Kabupaten Tulungagung beserta istri, Kepala Perangkat Daerah Lingkup Kabupaten Tulungagung, Para Veteran, Pasukan TNI dari Kodim 0807 Tulungagung, Pasukan Polri dari Polres Tulungagung, Pasukan Satuan Polisi Pamong Praja Kabupaten Tulungagung dan Perwakilan dari Aparatur Sipil Negara, sedangkan untuk yang lainnya mengikuti upacara secara virtual.

Bertindak sebagai Inspektur Upacara adalah Bupati Tulungagung Drs. Maryoto Birowo, MM, sebagai Perwira Upacara yaitu Kapten Arhanud Handy Kurniawan, Pasi Pers Kodim 0807 Tulungagung, Komandan Upacara yaitu AKP. Santoso, SH, Kasat Samapta Polres Tulungagung.

Untuk Paskibraka terdiri dari gabungan putra putri terbaik SMA, SMK, MA se-Kabupaten Tulungagung dengan membentuk formasi jumlah angka 77, sebagai simbol usia kemerdekaan Republik Indonesia, sedangan Sebagai pengibar bendera yaitu :
- Muhammad Yusrifar Buana Fajrin siswa dari SMAN 1 Kedungwaru
- Nuril lailatus Sofia siswa dari SMAN 1 Kedungwaru
- Brilian Rajendra Reswara siswa dari SMAN 1 Ngunut
Dan sebagai Komandan Kompi Paskbraka adalah Ipda. Dhanang Tri Widodo, SH, MH, Kanit Pidkor Satreskrim Polres Tulungagung.

Sebelum dimulainya pelaksanaan upacara penurunan bendera, terdapat pementasan seni budaya Tulungagung, di antaranya reog kendang kreasi dan jaranan senterewe yang dimainkan oleh siswa-siswi dari berbagai sekolah di wilayah Tulungagung. Selain itu, ada pementasan serenade dan tari-tarian untuk mengiringi lagu-lagu bertemakan cinta kepada tanah air. Tampilan berbagai seni itu menambah meriah kegiatan upacara penurunan bendera Merah Putih.
Setelah selesai pelaksanaan penurunan sang Saka Merah Putih, paskibraka juga mempersembahkan yel-yel yang tampak kompak dan menarik, sehingga apresiasi berupa tepuk tangan yang meriah dari seluruh peserta acara tak bisa terelakkan.


Kegiatan upacara penurunan bendera di Kabupaten Tulungagung ditutup dengan penyematan penghargaan kepada paskibraka oleh Bupati Tulungagung Drs. Maryoto Birowo, MM, yang diikuti dengan pemberian ucapan selamat oleh jajaran Forkopimda Tulungagung dan Kepala Perangkat Daerah Lingkup Pemerintah Kabupaten Tulungagung.











