
Minggu (25/09/2022), bertempat di halaman Pendopo Kongas Arum Kusumaning Bongso, Kepala Satuan Polisi Pamong Praja Kabupaten Tulungagung Wahiyd Masrur, S.Sos,MM memimpin apel kesiapan pasukan pembawa Panji dan Pataka Jer Basuki Mawa Beya Kabupaten Tulungagung yang akan bertugas meneruskan Kirab Lambang Daerah Provinsi Jawa Timur atau Pataka Jer Basuki Mawa Beya menuju Kabupaten Trenggalek, mulai pukul 07.45 WIB.

Selesai apel persiapan dan pengarahan, Rombongan petugas Kirab Pataka Jer Basuki Mawa Beya yang dipimpin oleh Kepala Satuan Polisi Pamong Praja, Kabupaten Tulungagung mulai bergerak meninggalkan Pendopo Kongas Arum Kusumaning Bongso menuju Kabupaten Trenggalek pada pukul 08.00 WIB.
Iring-iringan mobil rombongan petugas Kirab dan Pembawa Pataka Jer Basuki Mawa Beya Kabupaten Tulungagung terdiri dari mobil Patwal Polres Tulungagung, Dinas Perhubungan Provinsi Jawa Timur, Satpol PP Kabupaten Tulungagung, Dinas Kominfo Kabupaten Tulungagung, Bakesbangpolinmas Kabupaten Tulungagung, Dinas Perhubungan Kabupaten Tulungagung dan terakhir mobil Patwal dari Satpol PP Kabupaten Tulungagung.

Sebagaimana diketahui bahwa sehari sebelumnya Sabtu,(24/09/2022), Pemerintah Kabupaten Tulungagung telah menerima Pataka Jer Basuki Mawa Beya dari Pemerintah Kota Blitar dan selanjutnya menjadi tugas Kabupaten Tulungagung untuk meneruskan secara estafet dan menyerahkan Pataka Jer Basuki Mawa Beya kepada Kabupaten Trenggalek.
Acara Kirab Pataka Jer Basuki Mawa Beya merupakan rangkaian Kegiatan Peringatan Hari Jadi Ke-77 Provinsi Jawa Timur yang dilaksanakan secara estafet ke tiga puluh delapan kabupaten dan kota se-Provinsi Jawa Timur. Acara kirab Pataka Jer Basuki Mawa Beya secara estafet ini telah dimulai dan dilepas oleh Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa pada tanggal 16 September 2022, tempat start diawali di titik 0 Provinsi Jawa Timur yaitu dari Kantor Gubernur Jawa Timur, Gedung Grahadi, Jl.Pahlawan no.110, Surabaya dan akan menempuh perjalanan kurang lebih sejauh 2000 kilometer yang diperkirakan akan sampai kembali di Surabaya pada tanggal 11 Oktober 2022.
Kegiatan Kirab Pataka Jer Basuki Mawa Beya ke seluruh Kabupaten dan Kota se-Provinsi Jawa Timur ini dimaksudkan sebagai momentum untuk menggelorakan semangat optimis sesuai tema Peringatan Hari Jadi ke-77 Provinsi Jawa Timur yaitu “Jawa Timur Bangkit”. Sedangkan Pataka Jer Basuki Mawa Beya sendiri bermakna bahwa setiap keberhasilan memerlukan sebuah pengorbanan. Disamping Pataka Jer Basuki Mawa Beya dalam kegiatan kirab ini dibawa pula Panji atau Lambang Satuan Kerja Perangkat Daerah pendukung diantaranya Lambang Satuan Polisi Pamong Praja “Praja Wibawa”, Lambang Satuan Perlindungan Masyarakat (Linmas)”, Lambang Pemadam Kebakaran “Yudha Brama Jaya” dan Logo Hari Jadi Provinsi Jawa Timur ke-77.


Setelah menempuh perjalanan selama kurang lebih satu jam, Rombongan Kirab Pataka Jer Basuki Mawa Beya Kabupaten Tulungagung tiba di halaman Pendopo Manggala Praja Nugraha Kabupaten Trenggalek dengan diiringi parade drum band. Kedatangan Rombongan Kirab Pataka Kabupaten Tulungagung diterima oleh Wakil Bupati Trenggalek, Syah Muhamad Natanegara yang didampingi oleh Kepala Satuan Polisi Pamong Praja Kabupaten Trenggalek, Triadi Admono dan beberapa Kepala OPD terkait di lingkup Pemerintah Kabupaten Trenggalek.


Selanjutnya prosesi acara serah terima Pataka Jer Basuki Mawa Beya dilaksanakan dengan upacara yang dipimpin oleh Wakil Bupati Trenggalek, Syah Muhamad Natanegara sebagai Inspektur Upacara.
Kepala Satuan Polisi Pamong Praja Kabupaten Tulungagung, selaku Ketua tim kirab Pataka Jer Basuki Mawa Beya Kabupaten Tulungagung menyerahkan Pataka Jer Basuki
Mawa Beya kepada Wakil Bupati Trenggalek yang selanjutnya diterima oleh Kepala Satuan Polisi Pamong Praja Kabupaten Trenggalek. Kemudian dilanjutkan serah terima lambang Satuan Polisi Pamong Praja “Praja Wibawa”, lambang Satuan Perlindungan Masyarakat, lambang Pemadam Kebakaran “Yudha Brama Jaya” dan Logo Hari Jadi Provinsi Jawa Timur ke-77.

Dalam rangkaian upacara serah terima Pataka, Wakil Bupati Trenggalek Syah Muhamad Natanegara membacakan Ripta Prasasti yang ditanda tangani oleh Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa yang berisi bahwa ” Pancasila, UUD 1945, Bhinneka Tunggal Ika dan NKRI adalah harga mati yang harus di jaga dan dilindungi dengan segenap jiwa dan raga. Sinergitas, Kolaborasi dan Kerjasama adalah kunci keberhasilan pembangunan menuju kemajuan dan kesejahteraan masyarakat. Optimis Jatim Bangkit, Majulah Jawa Timur, Majulah Indonesia. Dirgahayu Provinsi Jawa Timur.”

Seusai upacara serah terima Pataka Jer Basuki Mawa Beya acara dilanjutkan dengan acara ramah tamah dan foto bersama.
Sepanjang perjalanan rombongan Kirab Pataka Jer Basuki Mawa Beya menuju Kabupaten Trenggalek, warga masyarakat Trenggalek menyambut dengan antusias dan penuh semangat. Hal tersebut nampak dengan sambutan dan dukungan yang meriah dari warga dan anak-anak sekolah di sepanjang rute kirab yang bersorak sorai seraya melambaikan tangan dan bendera kecil merah putih di tangan mereka. Raut bahagia nampak sekali di wajah mereka menyaksikan Kirab Pataka Jer Basuki Mawa Beya hari ini. Semoga hal ini menjadi penggugah semangat kita semua, “Optimis Jawa Timur Bangkit” menuju masyarakat Jawa Timur yang maju dan sejahtera.










