
Presiden RI Ir. Joko Widodo memberikan arahan terkait ekonomi digital dalam acara Festival Ekonomi Keuangan Digital Indonesia 2022 yang merupakan bagian rangkaian acara pertemuan negara G20. Arahan Presiden RI Ir. Joko Widodo disampaikan oleh Menko Perekonomian Airlangga Hartarto di di Nusa Dua, Bali, Senin, (11/7/2022), yang diikuti oleh seluruh Pemerintah Daerah se Indonesia melalui video conference.


Bertempat di Pendopo Kongas Arum Kusumaning Bongso, Pemerintah Kabupaten Tulungagung mengikuti kegiatan Opening Ceremony Festival Keuangan Digital Indonesia melaluiĀ Video Conference pada Senin, (11/7/2022) mulai pukul 07.30 WIB. Hadir dalam acara ini Bupati Tulungagung Drs. Maryoto Birowo, MM, Wakil Bupati Tulungagung Gatut Sunu Wibowo, SE, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Kabupaten Tulungagung Dra. Imro’atul Mufidah, M.Si, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Tulungagung Drs. Samro’atul Fuad, serta Kepala Perangkat Daerah terkait.
Selanjutnya, Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo resmi membuka acara Festival Ekonomi Keuangan Digital Indonesia (FEKDI) 2022 yang merupakan side event dari Finance Ministers and Central Bank Governors (FMCBG) 3rd meeting G20 yang dilangsungkan secara hibrida di Bali, Senin (11/7/2022).
Dalam sambutannya, Gubernur BI berterima kasih kepada seluruh Kementerian/Lembaga (K/L), dan asosiasi yang telah bersama-sama mengambil langkah dalam mendigitalkan Indonesia. Tidak hanya ke Indonesia, tapi juga dunia. Ini sejalan dengan tema G20 tahun ini, yaitu Recover Together, Recover Stronger.
Selain itu, Gubernur BI juga menyebutkan bahwa terdapat tiga area besar dalam kepemimpinan Indonesia di G20 tahun ini, yaitu Kesehatan, Digital, dan Inklusif. Oleh karena itu pada FEKDI kali ini kita fokus kepada digital, yang menyelamatkan ekonomi kita selama pandemi, sekarang, dan masa mendatang menjadi pilar Indonesia maju. Empat puluh lima hari ke depan kita akan menggelar digital ekonomi dan keuangan Indonesia. Hari ini adalah Sinergi dan kolaborasi antara Kementerian, Bank Indonesia, asosiasi bersama-sama mendigitalkan Indonesia.
Beliau menambahkan, kata kunci festival keuangan digital yaitu Advancing Digital Economy and Finance Sinergi dan Inklusi. Suatu ekosistem yang dapat membangun Recover Together, Recover Stronger. Mari kita bersinergi, mari kita tunjukan ke dunia, G20 bahwa Indonesia telah maju dalam digital. Tidak hanya Indonesia untuk bangsa negara, dan rakyat, tapi juga untuk dunia.

Sementara itu, arahan Presiden RI Ir. Joko Widodo, yang disampaikan oleh Menko Perekonomian Airlangga Hartarto menyampaikan, bahwa berbagai inisiatif keuangan digital didorong oleh penguatan karakter untuk berubah, berani dan kreasi hal-hal baru. Memotivasi kita jadi pemain digital di negara sendiri dan pemain utama di pasar global untuk pemulihan ekonomiĀ nasional.
Ekonomi digital menjadi salah satu topik yang dibahas dalam pertemuan G20. Menurutnya ini merupakan kesempatan untuk memantapkan kebijakan agar tercipta pondasi Indonesia maju. Sinergi untuk dorong stabilitas untuk perbaikan ekonomi untuk upaya pemulihan. Pemulihan kesehatan dan kelembagaan didorong agar efisiensi dan produktivitas bisa dicapai.
Presidensi G20 recover together recover stronger, momentum penguatan ekonomi terutama memperkuat, termasuk digitalisasi layanan keuangan, pembayaran antar negara dan regulasi cukai antar pajak bea masuk antar negara. Hal lain yang tidak boleh terlupakan adalah dorongan terhadap UMKM. Akselerasi UMKM diharapkan mendorong produk-produk nasional di pasar digital. Keseimbangan inovasi dan stabilitas, dan eksosistem keuangan digital dan kawasan.










