SOFT OPENING MAL PELAYANAN PUBLIK KABUPATEN TULUNGAGUNG

Kamis (29/12/2022) Pemerintah Kabupaten Tulungagung melalui Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Tulungagung melaksanakan kegiatan Soft Opening Mal Pelayanan Publik (MPP) Kabupaten Tulungagung yang bertempat di Gedung Balai Rakyat Jl. R. A. Kartini Tulungagung atau sekitar taman aloon-aloon Tulungagung mulai pukul 08.00 WIB.

Kegiatan ini dihadiri oleh Bupati Tulungagung Drs. Maryoto Birowo, MM berserta ibu Ny. Siyuk Rihayati Maryoto Birowo, Wakil Bupati Tulungagung Gatut Sunu Wibowo, SE beserta ibu, Forkopimda Kabupaten Tulungagung, Kepala Perangkat Daerah Kabupaten Tulungagung dan Camat se Kabupaten Tulungagung.

Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Tulungagung Fajar Widariyanto, SP, MM. melaporkan bahwa tujuan pembentukan Mal Pelayanan Publik adalah:

  1. Mengintegrasikan pelayanan untuk meningkatkan kecepatan, kemudahan, jangkauan, kenyamanan dan keamanan pelayanan;
  2. Meningkatkan daya saing dan memberikan    kemudahan berusaha
    Hasil yang diharapkan dengan mal pelayanan publik ini antara lain :
     a.  Pelayanan satu atap berbasis teknologi informasi akan meningkatkan kecepatan pelayanan pemerintah kepada masyarakat khususnya di Kabupaten Tulungagung
    b.  Pelayanan yang cepat dan terintegrasi.
    c.   Memberikan percepatan pelayanan dan sekaligus berupaya untuk mengubah pola pikir ego Perangkat Daerah menjadi kerja bersama.

Adapun tahapan dalam pembentukan Mal Pelayan Publik ini yaitu dengan melibatkan masyarakat akan urgensi adanya MPP serta  menjaring kebutuhan  masyarakat layanan yang akan  dilakukan di MPP yaitu Perangkat Daerah, BUMN, BUMD, PERBANKAN, Masyarakat Pengguna Layanan, Masyarakat Peduli Layanan dan Ormas / LSM.

Direncanakan Instansi yang bergabung terdiri dari : 18 Perangkat Daerah, 10 Instansi vertikal, dan 4 Perbankan serta 1 instansi dari Provinsi Jawa Timur.

Jenis Layanan di Mal Pelayanan Publik ini juga mengakomodir perizinan tingkat Kabupaten/Kota dan Provinsi. Pelayanan Satu Atap ini mengakomodasi sekitar 28 loket layanan publik. Pelayanan tersebut berasal dari 18 OPD dan 14 instansi vertikal dan 1 instansi dari provinsi.
Jenis Pelayanan yang ada di MPP Kab Tulungagung, antara lain :
a.  OSS RBA, KBLI 2020 (Klasifikasi Baku Lapangan Usaha Indonesia) 1.790 KBLI

b.  Non OSS/Non Perizinan terdiri dari KTP, KK, Paspor, SKCK, Perpanjangan SIM, Perbankan, Taspen, PLN, Informasi Haji, BPJS Kesehatan, BPJS Ketenagakerjaan, Perpajakan, Konsultasi Hukum, Pengambilan Tilang, Pengambilan Barang Bukti.

Sarana dan prasarana / Fasilitas Pendukung MPP terdiri dari Gerai Informasi dan Pengaduan, Gerai Pelayanan, Ruang Konsultasi Investasi, Perpustakaan Publik, Tempat Bermain Anak, Ruang Laktasi, Fasilitas Disabilitas, Toilet terpisah antara Pria dan Wanita, Charge Box, Atm center, Gerai UMKM, Coffee shop, Call Center PTSP, Ruang P3K, Fotocopy, Instalasi listrik, Mobil Pelayanan, Pengaduan, Mesin atrian, SKM dan IKM, Box Running Tex, CCTV, Speaker/Pengeras Suara, APAR, Komputer & Printer.

Bentuk  Pelayanan sesuai dengan Perpres 89 Tahun 2021 antara lain :
a.  Pelayanan Langsung yaitu pelayanan yang diberikan secara  interaktif dengan tatap muka  langsung. Contoh: pelayanan Haji  dan Umroh, BP POM, Samsat, Imigrasi.

b.  Pelayanan Secara elektronik yaitu Pelayanan yang diberikan secara  interaktif dengan memanfaatkan  penggunaan teknologi informasi.  contoh: NPWP, Pertanahan.

c.   Pelayanan Mandiri yaitu Pelayanan yang diberikan secara langsung oleh pengguna layanan dengan  menggunakan perangkat yang  tersedia. contoh: Pelayanan OSS

d.  Pelayanan Bergerak yaitu Pelayanan ini dilakukan dengan  tujuan untuk mendekatkan  layanan kepada masyarakat  dengan menggunakan moda transportasi. contoh: penyediaan  mobil keliling pelayanan MPP, Perbankan dan SIM.
Diharapkan adanya MPP dan INVESTASI dengan terintegrasinya pelayanan di  dalam satu lokasi, sarpras yang  memadai, serta kualitas yang disajikan,  MPP diharapkan dapat meningkatkan  pertumbuhan investasi karena  kemudahan dan kenyamanan yang  diberikan kepada investor dan  pengusaha.

Mal Pelayanan Publik (MPP) beroperasi mulai hari Senin sampai dengan Jum’at mulai pukul 08.00 sampai dengan pukul 15.00 WIB.

Pemilihan layanan yang ada disesuaikan dengan pelayanan yang paling dibutuhkan oleh masyarakat. Dan tidak menutup kemungkinan pelayanan akan ditambah, disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat.

Disampaikan pula ada pelayanan yang operasionalnya dilayani sehari dalam seminggu yaitu pelayanan pasport oleh Imigrasi.

Selanjutnya Bupati Tulungagung Drs. Maryoto Birowo, MM dalam sambutannya menyampaikan bahwa pelayanan publik merupakan cermin dari birokrasi yang dijalankan oleh sebuah pemerintahan. Salah satu prioritas kerja Bapak Presiden Jokowi Widodo dan Wakil Presiden K.H. Ma’ruf Amin untuk mencapai Indonesia Maju adalah melalui Reformasi Birokrasi Pelayanan Publik. Bapak Presiden dan Bapak Wakil Presiden memberikan arahan untuk memperkuat dan mengembangkan Mal Pelayanan Publik menjadi ujung tombak pelayanan publik yang dapat dirasakan langsung oleh masyarakat sebagai wujud nyata pelaksanaan Reformasi Birokrasi.

Keberadaan Gedung Mal Peyanan Pubik ini merupakan hal yang sangat strategis dalam pengintegrasian Pelayanan Publik yang diberikan oleh kementerian, lembaga, pemerintah daerah provinsi dan kabupaten/kota, badan usaha milik negara, badan usaha milik daerah, serta swasta secara terpadu pada 1 (satu) tempat sebagai upaya meningkatkan kecepatan, kemudahan, jangkauan, kenyamanan, dan keamanan pelayanan.

Dengan terintegrasinya pelayanan di dalam satu lokasi, sarana prasarana yang memadai, serta kualitas yang disajikan, Mal Pelayanan Publik diharapkan dapat meningkatkan pertumbuhan investasi karena kemudahan dan kenyamanan yang diberikan kepada investor dan pengusaha.

Dengan semakin masifnya perkembangan dan pemanfaatan teknologi informasi di dalam interaksi kehidupan manusia, maka Mal Pelayanan Publik perlu menerapkan dan menyajikan penggunaan teknologi informasi dalam memberikan pelayanan, terlebih dengan adanya pandemi yang menyebabkan keterbatasan interaksi fisik, maka teknologi informasi sangat penting dalam sebuah business process suatu Mal Pelayanan Publik.

Dengan adanya inovasi-inovasi ini Masyarakat tidak lagi direpotkan dengan kebiasaan birokrasi yang sulit dan tidak sederhana. Semangat mengintegrasikan Inovasi ini sangat berguna dalam rangka kecepatan dan ketepatan Aparatur Sipil Negara dalam memberikan pelayanan. Sudah zamannya serba cepat dan tepat. Mal Pelayanan Publik ini diprioritaskan untuk seluruh warga Kabupaten Tulungagung. Semuanya harus terlayani secara cepat dalam satu gedung dengan layanan terintegrasi.

Dengan hadirnya Mal Pelayanan Publik di Kabupaten Tulungagung merupakan bentuk terobosan baru dalam penyelenggaraan pelayanan publik. Kehadiran Mal Pelayanan Publik merupakan perwujudan Birokrasi yang diharapkan dapat memberikan percepatan pelayanan dan sekaligus berupaya untuk mengubah pola pikir ego Perangkat Daerah menjadi kerja bersama.

Di Era Digitalisasi saat ini memberikan pengaruh besar untuk mensinergikan program Pemerintah Khususnya di Kabupaten Tulungagung.

Acara dilanjutkan penyerahan bantuan sosial berupa sembako secara simbolis kepada 8 orang dengan total jumlah bantuan sebanyak 80 orang. Bantuan sosial ini dari para pelaku usaha di Kabupaten Tulungagung.
Dilanjutkan dengan Penandatanganan Kesepakatan Bersama antara Pemerintah Kabupaten Tulungagung yang diwakili oleh Bupati Tulungagung dengan Instansi Terkait tentang Penyelenggaraan Pelayanan Pada Mal Pelayanan Publik Kabupaten Tulungagung.

Selanjutnya dilaksanakan Launching Mal Pelayanan Publik dengan memotong untaian melati oleh Bupati Tulungagung didampingi oleh Forkopimda beserta Ibu Bupati, Ibu Wakil Bupati dan Ibu Sekda diikuti oleh Tamu Undangan lainnya, dilanjutkan dengan Peninjauan ruangan dan melihat proses pelayanan pada Mal Pelayanan Publik.

error: Content is protected !!