FOCUS GROUP DISCUSSION (FGD)
LAPORAN PENDAHULUAN INDEKS PEMBANGUNAN MASYARAKAT (IPMas)
KABUPATEN TULUNGAGUNG TAHUN 2022

Selasa,(2/08/2022),Pemerintah Kabupaten Tulungagung melalui Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Tulungagung melaksanakan kegiatan Focus Group Discussion dalam penyusunan Indeks Pembangunan Masyarakat (IPMas) Kabupaten Tulungagung Tahun 2022, bertempat di Barata Convention Hall, Jl. WR.Supratman 18-20, Tulungagung mulai pukul 09.00 WIB.

Kegiatan Focus Group Discussion (FGD) penyusunan IPMas Kabupaten Tulungagung ini dihadiri oleh sebanyak 55 peserta terdiri dari seluruh Organisasi Perangkat Daerah lingkup Pemerintah Kabupaten Tulungagung termasuk perwakilan dari 19 Kecamatan se-Kabupaten Tulungagung.

Hadir dalam kegiatan Focus Group Discussion Penyusunan Indeks Pembangunan Manusia (IPMas) Kabupaten Tulungagung Tahun 2022 ini, Sekretaris Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Tulungagung Fancholiq Joko Pribadi, SE,MM,CRBC, Kepala Bidang Statistik dan Persandian Diskominfo Kabupaten Tulungagung Haryono,S.Sos,M.AP serta Kepala Bidang lingkup Dinas Kominfo Kabupaten Tulungagung.

Kegiatan Focus Group Discussion penyusunan Indeks Pembangunan Manusia (IPMas) Kabupaten Tulungagung Tahun 2022 diawali dengan laporan pelaksanaan kegiatan oleh Kepala Seksi Statistik pada Dinas Kominfo Kabupaten Tulungagung, Dyah Lucky Puspitadewi,S.H selaku ketua pelaksana. Dalam laporannya disampaikan bahwa maksud kegiatan FGD Penyusunan Indeks Pembangunan Manusia di Kabupaten Tulungagung tahun 2022 ini adalah sebagai upaya menyajikan Data Indeks Pembangunan Manusia di Kabupaten Tulungagung pada tahun 2022. Adapun tujuannya yaitu untuk:

  1. Mengukur dan mengetahui tentang hasil hitung Indeks Pembangunan Manusia (IPMas) di Kabupaten Tulungagung tahun 2022;
  2. Mengetahui hasil hitung Indeks Pembangunan Manusia (IPMas) di Kabupaten Tulungagung tahun 2022 yang merupakan komposit dari Indeks Gotong Royong, Indeks Toleransi dan Indeks Rasa Aman.

Sementara itu, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Tulungagung dalam sambutannya yang dibacakan oleh Sekretaris Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Tulungagung, Fancholiq Joko Pribadi, SE,MM,CRBC menyampaikan bahwa Indeks Pembangunan Manusia (IPMas) merupakan indikator yang ditetapkan oleh pemerintah pusat untuk mengukur pembangunan sosial masyarakat guna meningkatkan kapasitas manusia dan masyarakat yang dilakukan atas dasar partisipasi masyarakat itu sendiri maupun yang bersumber dari pemerintah daerah.

Lebih lanjut disampaikan bahwa dalam RPJMD Kabupaten Tulungagung tahun 2018-2023 visi pembangunan daerah di Kabupaten Tulungagung yaitu Terwujudnya Masyarakat Tulungagung yang Sejahtera, Mandiri, Berdaya saing dan Berakhlak mulia. Sedangkan pada misi ke 3 pembangunan daerah Tulungagung adalah pengentasan kemiskinan dan perlindungan sosial dalam mewujudkan ketentraman, rasa aman serta ketertiban masyarakat. Berkaitan dengan pencapaian misi ke-3 tersebut diperlukan upaya pemerintah yang didukung oleh masyarakat. Keberhasilan program ditentukan oleh strategi dan pembangunan sumber daya masyarakat yang bertindak sebagai pelaksananya. Untuk itu Indeks Pembangunan masyarakat perlu dihitung dan dianalisis sebagai indikator keberhasilan pencapaian visi dan misi Pemerintah Kabupaten Tulungagung.

Kepala Dinas Kominfo Kabupaten Tulungagung juga meyampaikan dalam forum FGD ini  bahwa Indeks Pembangunan Masyarakat di Kabupaten Tulungagung mulai tahun 2019-2021 mengalami penurunan dikarenakan adanya pandemi Covid-19. Berdasarkan data hasil perhitungan IPMas Kabupaten Tulungagung pada tahun 2019 adalah sebesar 0.67, tahun 2020 hasil perhitungan IPMas meningkat menjadi 0,72 dan pada tahun 2021 turun ke angka 0.70.  Penurunan angka IPMas ini disebabkan adanya penurunan  di variabel atau indikator Indeks Rasa Aman dan Indeks Gotong Royong. Hal ini bisa dimaklumi karena pada tahun 2021 merupakan puncak pandemi covid-19. Sedangkan di Indikator Toleransi justru mengalami peningkatan pada tahun 2021, karena pandemi covid19 ternyata mampu menggugah rasa toleransi dan empati di kalangan masyarakat kita.

Di akhir sambutannya Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Tulungagung berharap kepada seluruh peserta yang hadir dalam forum FGD IPMas ini untuk mencermati, mengkritisi dan memberikan masukan sehingga penyusunan IPMas di tahun 2022 ini akan sesuai dengan kondisi riil yang ada di Kabupaten Tulungagung.

Selanjutnya Sekretaris Dinas Kominfo Kabupaten Tulungagung Fancholiq Joko Pribadi,SE,MM,CRBC berkenan membuka secara resmi forum Focus Group Discussion (FGD) IPMas tahun 2022 di Kabupaten Tulungagung.

Adapun narasumber atau pemateri dalam kegiatan Focus Group Discussion Indeks Pembangunan Masyarakat (IPMas) Kabupaten Tulungagung Tahun 2022, berasal dari Tim Ahli Laboratorium Kebijakan Publik dan Perencanaan Pembangunan Fakultas Ilmu Administrasi, Universitas Brawijaya (LKP3 FIA UB) Malang, yaitu Rendra Eko Wismanu,S.AP,M.AP dan Andhyka Muttaqin,S.AP,M.AP yang bersama tim LKP3 FIA UB memaparkan materi tentang latar belakang, perkembangan IPMas dari tahun ke tahun di Kabupaten Tulungagung, metodologi perhitungan, desa yang akan disurvey serta juklak dan juknis media Instrument.

Selesai pemaparan materi oleh narasumber, kegiatan FGD dilanjutkan dengan sesi tanya jawab dan diskusi bersama sampai dengan paripurna acara.

error: Content is protected !!