PANANAMAN POHON LANGKA BERSAMA MISS UNIVERSE SWITZERLAND 2022

Selasa (22/11/2022) Pemerintah Kabupaten Tulungagung melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Tulungagung melaksanakan penanaman pohon langka secara simbolis di halaman Pendopo Kongas Arum Kusumaning Bongso dalam rangka konservasi keberadaan tanaman langka agar ke depan tidak punah sekaligus turut memeriahkan peringatan Hari Jadi ke-817 Kabupaten Tulungagung Tahun 2022.

Penanaman pohon dilaksanakan oleh Bupati Tulungagung, Drs. Maryoto Birowo, MM., Kapolres Tulungagung, AKBP. Eko Hartanto, S.I.K, MH, Dandim 0807 Tulungagung, Letkol. Czi. Nooris Agus Rinanto, S.I.P; Sekretaris Daerah Kabupaten Tulungagung, Drs. Sukaji M.Si., Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Tulungagung, Drs. Santoso, M.Si, serta Perangkat Daerah terkait bersama Miss Universe Switzerland 2022, Alia Guindi, bersama Thipaine Amelie Sagne (2nd runner up Miss Universe Switzerland) dan Zolanny Encarnacion Galan (3rd Miss Universe Switzerland) dan Lina Maritza Poffet (Directeur of Miss Universe Switzerland).

Adapun pohon langka yang ditanam antara lain adalah:

  1. Cempedak; tanaman buah-buahan dari famili Moraceae. Bentuk buah, rasa dan keharumannya seperti nangka, meski aromanya kerap kali menusuk kuat mirip buah durian;
  2. Jirak atau Menteng; buahnya untuk dimakan langsung sebagai buah segar.. Selain dimakan langsung buah Jirak juga dapat diolah menjadi sirup, asinan, atau difermentasi menjadi minuman. Kayu pohon Jirak memiliki kualitas yang baik dan dapat digunakan untuk bangunan rumah, perahu, dan mebel. Selain itu, kulit dan daun pohon yang disebut juga sebagai kepundung ini mempunyai khasiat sebagai tanaman obat;
  3. Black Sapote; Buah ini bisa langsung dikonsumsi dalam keadaan mentah. Namun Sebagian besar orang menyimpan buah ini lebih dulu sampai benar-benar masak, hingga daging buahnya mudah untuk diambil dengan menggunakan sendok layaknya menggeruk buah alpukat, dan rasanya persis pudding coklat. Black Sapote ini juga kaya vitamin C dan rendah lemak. Harga buah Black Sapote per kilo di Indonesia masih tergolong mahal yaitu kisaran Rp. 100.000- Rp. 150.000;
  4. Red Alpukat; rasa buah sangat pulen dan termasuk salah satu Alpukat yang paling enak. Termasuk Alpukat dengan nilai jual yang sangat tinggi karena harganya bisa mencapai Rp 120.000 per kilogram;
  5. Lerak, merupakan bahan insektisida yang dikandung buah lerak adalah saponin. Lerak (terutama Sapindus rarak De Candole, dapat pula S. mukorossi) atau dikenal juga sebagai rerek atau lamuran adalah tumbuhan yang dikenal karena kegunaan bijinya yang dipakai sebagai deterjen tradisional. Batik biasanya dianjurkan untuk dicuci dengan lerak karena dianggap sebagai bahan pencuci paling sesuai untuk menjaga kualitasnya (warna batik);
  6. Duwet, (Syzygium cumini) merupakan sejenis pohon buah dari suku jambu-jambuan (Myrtaceae), berpotensi sebagai obat alternatif untuk diabetes cukup potensial, hal tersebut karena hampir seluruh bagian tubuh tumbuhan duwet terutama pada bagian buah dan bijinya dapat dimanfaatkan sebagai bahan dasar untuk diabetes;
  7. Cermai,ceremai, cereme,atau cerme , menurut dr. Setiawan Dalimartha dalam buku Atlas Tumbuhan Obat Indonesia Jilid I, beberapa khasiat ceremei antara lain untuk mengobati kanker, melangsingkan tubuh, mengobati asma, dan mengobati sembelit;
  8. Kluwak/Pakem (Pangium edule Reinw), Biji tumbuhan ini digunakan sebagai bumbu masakan rawon, bahan pengawet ikan, terasi, kecap, dan minyak pangi. Kulit batangnya setelah dilumatkan dapat berfungsi sebagai racun ikan, dan daunnya dapat berfungsi sebagai insektisida nabati. Selain mendapatkan manfaat dari bijinya, daun segar maupun getah daunnya ternyata dapat digunakan sebagai obat cacing, penawar keracunan makanan, hingga membersihkan luka bakar;
  9. Bunga sepatu (Hibiscus rosa-sinensis L.) merupakan tanaman semak kelompok Malvacea, Bunga sepatu dulu banyak digunakankan sebagai pewarna alami untuk makanan. Bunga sepatu mengandung pigmen warna antosianin. Pemanfaatan antosianin telah banyak dilakukankan salah satunya pewarna produk makanan maupun minuman. Pewarna alami antosianin semakin banyak diminati karena dapat mengurangi penggunaan pewarna sintetik yang memiliki sifat toksik serta tidak ramah lingkungan. Bunga sepatu banyak dijadikan tanaman hias karena bunganya yang cantik. Bunga digunakan untuk menyemir sepatu di India dan sebagai bunga persembahan. Di Tiongkok, bunga yang berwarna merah digunakan sebagai bahan pewarna makanan. Di Indonesia, daun dan bunga digunakan dalam berbagai pengobatan tradisional. Kembang sepatu yang dikeringkan juga diminum sebagai teh.
error: Content is protected !!