SELAMATAN PERINGATAN TAHUN BARU 1444 H

Sebagai bentuk rasa syukur serta memohon keselamatan dan perlindungan dari Tuhan YME, dilaksanakan acara Selamatan Peringatan Tahun Baru 1444 H di Pendopo Kongas Arum Kusumaning Bongso pada Sabtu (30/7/2022), mulai pukul 07.00 WIB.

Selamatan merupakan salah satu tradisi masyarakat di Jawa. Selamatan diambil dari kata Bahasa Arab Salamah, yang memiliki arti selamat, bahagia, sejahtera.

Selamat mempunyai makna suatu kondisi terhindar dari berbagai macam kejadian yang tidak dikehendaki, sehingga Selamatan dilaksanakan dalam upaya untuk menghindarkan diri dari marabahaya.

Adapun prosesi Selamatan ini diawali dengan do’a bersama yang diteruskan dengan pemotongan tumpeng oleh Bupati Tulungagung, Drs. Maryoto Birowo, MM.

Tumpeng dalam Bahasa Jawa adalah akronim dari “Tumapaking Penguripan-Tumindak Lempeng Tumuju Pangeran” yang bermakna bahwa manusia itu harus hidup menuju jalan Tuhan. Tumpeng yang berbentuk vertikal, mengerucut seperti gunung merupakan simbol konsep Ketuhanan, sedangkan lauk pauk yang ditata secara horizontal di sekeliling tumpeng, bermakna sebagai hubungan antar sesama manusia. Bagi masyarakat Jawa, tumpeng merupakan representasi hubungan antara manusia dengan Tuhan serta manusia dengan sesamanya.

Dengan kegiatan Selamatan ini, di harapkan pada tahun baru 1444 H, seluruh masyarakat Kabupaten Tulungagung diberikan keselamatan, kebahagian serta kesejahteraan dalam konsep “Ayem Tentrem Mulyo lan Tinoto”.

Turut hadir pada acara ini, Wakil Bupati Tulungagung, Gatut Sunu Wibowo, SE.; Sekretaris Daerah Kabupaten Tulungagung, Drs. Sukaji, M.Si.; bersama Kepala Perangkat Daerah terkait.

error: Content is protected !!